Polres Cirebon Kota Siapkan 11 Pospam dan Layanan Pemudik 2026

  • 18 Mar 2026 14:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Polres Cirebon Kota tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan warga selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Berbagai pos pengamanan dan pelayanan telah disiapkan untuk mendukung kenyamanan masyarakat.

Kasatlantas Cirebon Kota AKP Ridwan menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah pos untuk mengamankan wilayah. Pos-pos tersebut tersebar di titik strategis yang dilalui pemudik maupun di area pelayanan masyarakat.

“Untuk pengamanan, kami menyiapkan tujuh pospam, satu pospam terpadu, dan tiga pos pelayanan, yang juga mencakup pengamanan warga,” ujarnya kepada RRI Sabtu, 14 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dua pos pelayanan berada di rest area 207 dan 208 yang menjadi titik penting bagi pemudik. Selain itu, terdapat satu pos pelayanan tambahan di rest area masjid yang merupakan program dari Kapolda Jawa Barat.

Di pos pelayanan tersebut, pemudik dapat beristirahat dengan fasilitas yang telah disediakan. Mulai dari makanan, minuman, hingga layanan tambahan seperti takjil saat berbuka puasa.

“Di pos pelayanan kami siapkan tempat istirahat, makanan, minuman, bagi yang tidak berpuasa. Bagi yang berpuasa ada takjil untuk berbuka puasa serta bengkel gratis bagi pemudik,” ucapnya.

Sementara itu, terkait kondisi arus mudik pada H-7, AKP Ridwan menyebutkan bahwa peningkatan kendaraan sudah mulai terlihat meski belum signifikan. Pergerakan pemudik diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Menurutnya, kebijakan Work From Anywhere (WFA) turut memengaruhi pola pergerakan masyarakat. Sebagian pemudik diprediksi mulai melakukan perjalanan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Peningkatan sudah mulai bertahap sejak tadi malam, namun belum signifikan dan prediksi puncaknya tetap mengacu pada tanggal 17 Maret 2026,” katanya.

Ia menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas seperti sistem one way akan diberlakukan jika volume kendaraan mencapai ambang tertentu. Parameter yang digunakan adalah jumlah kendaraan yang melintas di titik pantauan dalam kurun waktu tertentu.

“Jika dalam satu jam mencapai 7.600 kendaraan di kilometer 47, maka akan diberlakukan one way hingga Kalikangkung sesuai kendali Korlantas,” katanya.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Warga juga diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan demi keselamatan selama perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....