Microsleep Tingkatkan Risiko Kecelakaan saat Mudik
- 18 Mar 2026 11:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Microsleep menjadi ancaman yang sangat serius bagi para pemudik yang memaksakan diri berkendara dalam kondisi tubuh sangat lelah. Otak tertidur sejenak tanpa disadari oleh pengemudi meskipun posisi mata mungkin terlihat masih terbuka lebar menatap jalanan di depan.
Mengutip Sleep Foundation, microsleep adalah episode tidur singkat yang terjadi tanpa disadari. Walaupun terjadi dalam hitungan detik, kondisi ini menyebabkan otak kesulitan mengolah informasi dari lingkungan sekitarnya secara normal.
Banyak pemudik sering mengabaikan tanda rasa kantuk yang berat demi mengejar waktu agar lebih cepat sampai ke kampung halaman. Padahal memaksakan diri berkendara dalam kondisi tubuh yang sangat letih justru akan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Microsleep diawali dengan kepala yang terasa sangat berat serta mata yang mulai berkedip secara lambat secara berulang. Jika anda sudah mulai kehilangan ingatan tentang jalur yang baru saja dilewati maka segera cari tempat untuk beristirahat.
Alih-alih mengonsumsi minuman berenergi atau minuman berkafein seperti teh atau kopi, hal yang sebaiknya anda lakukan adalah tidur. Tidur singkat selama dua puluh menit jauh lebih efektif untuk mengembalikan kesegaran fungsi otak daripada terus memaksakan batas kemampuan.
Pastikan tidur cukup sebelum melakukan perjalanan dan hindari mengemudi saat lelah atau mengantuk. Usahakan untuk berhenti dan beristirahat setiap 2-3 jam sekali untuk meregangkan otot.
Jika memungkinkan lakukan mengemudi secara bergantian dan konsumsi kafein dalam batas wajar agar tidak menimbulkan keinginan buang air kecil berlebih. Risiko kecelakaan akibat microsleep dapat ditekan jika pemudik peka terhadap sinyal kelelahan tubuh dan tahu kapan harus beristirahat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....