RRI Kawal Informasi Arus Mudik Nasional lewat Jaringan Siaran & Partisipasi Publik
- 17 Mar 2026 02:14 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Radio Republik Indonesia (RRI) menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui jaringan siaran nasional dan partisipasi publik. Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa tanggung jawab pengelolaan arus mudik tidak hanya berada di tangan aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama berbagai pihak.
Menurutnya, RRI berperan dalam mengoordinasikan berbagai informasi dari berbagai instansi untuk disampaikan kepada masyarakat melalui jaringan siaran nasional. “Tanggung jawab arus mudik arus balik itu adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya dalam Dialog Cirebon Menyapa Masyarakat pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia menjelaskan, secara nasional RRI memiliki jaringan siaran yang luas melalui berbagai kanal program yang menjangkau masyarakat di seluruh daerah. “Secara nasional kita punya jaringan nasional Pro 3, kemudian Pro 1, Pro 2, dan Pro 4 di masing-masing provinsi,” ujarnya.
Melalui jaringan tersebut, berbagai informasi mengenai kondisi arus mudik di daerah dapat disampaikan secara cepat hingga tingkat nasional. “Kejadian-kejadian yang ada di Cirebon itu tidak hanya disiarkan secara lokal tetapi harus diketahui secara nasional,” ucapnya.
| Baca juga: Arus Balik Tol Palikanci KM 202 Ramai Lancar |
Mistam juga menegaskan bahwa RRI tetap menjalankan fungsi pelayanan publik selama masa mudik Lebaran tanpa mengenal waktu libur. Ia menambahkan, masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam memberikan informasi kepada RRI melalui teknologi komunikasi yang kini semakin mudah diakses.
“Sekarang ini teknologi sangat mudah dan masyarakat bisa memberikan voice note, bisa memberikan live report,” katanya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar berbagai informasi di lapangan dapat segera diketahui dan disampaikan kepada publik. Ia berharap tradisi mudik Lebaran tetap menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....