Sejumlah U-Turn di Bypass Kota Cirebon Dibuka sementara Secara Situasional

  • 15 Mar 2026 15:13 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Sejumlah u-turn di jalur bypass Kota Cirebon direncanakan akan dibuka secara situasional selama masa arus mudik Lebaran guna mengakomodasi kebutuhan mobilitas warga lokal. Pembukaan tersebut akan dilakukan pada kondisi lalu lintas yang masih terpantau landai dan tidak menimbulkan kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Armawan, menjelaskan bahwa kebijakan buka-tutup u-turn dilakukan sebagai bentuk kompromi antara kelancaran arus mudik dan kebutuhan masyarakat Kota Cirebon. Menurutnya, pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan adanya kebutuhan akses bagi warga yang hendak masuk ke wilayah kota.

Ia menyebutkan bahwa beberapa titik u-turn akan dibuka apabila kondisi lalu lintas masih memungkinkan dan tidak terjadi kepadatan kendaraan. Namun apabila arus kendaraan meningkat tajam, maka u-turn tersebut akan kembali ditutup sementara.

Andi menjelaskan bahwa titik-titik yang berpotensi dibuka sementara berada di sejumlah persimpangan besar di jalur bypass. Kebijakan ini akan terus dievaluasi oleh petugas di lapangan berdasarkan kondisi lalu lintas yang terjadi.

“Kami meminta juga kepada jajaran Polres Cirebon Kota saat-saat tertentu ada beberapa u-turn yang akan dibuka. Tetapi kalau situasionalnya boleh dikatakan landai atau tidak terjadi kemacetan total yang akan dibuka itu di perempatan di jalan bypass Pemuda, kemudian perempatan bypass Kanggraksan, kemudian di perempatan bypass Perumnas,” kata Andi Armawan kepada RRI Sabtu, 16 Maret 2026.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut tetap akan mengikuti pengaturan lalu lintas nasional apabila terjadi rekayasa seperti sistem one way. Dalam kondisi tersebut, prioritas utama tetap diberikan kepada kelancaran arus pemudik yang melintas di jalur Pantura.

“Pada saat situasionalnya sudah tidak memungkinkan seperti contoh kita dilakukan one way yang nanti akan ada kendalinya di Korlantas, mau tidak mau suka tidak suka masyarakat harus mengikuti aturan yang diterapkan,” ucapnya menutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....