Konsumsi Karbohidrat dan Protein untuk Jaga Stamina Mudik

  • 14 Mar 2026 15:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Menjaga kondisi fisik tetap prima merupakan kunci utama agar perjalanan mudik tetap terasa nyaman dan menyenangkan. Selain cukup istirahat, penting untuk memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh saat sahur dan berbuka.

Asupan nutrisi memiliki kaitan erat dengan tingkat stamina dan fokus selama berkendara. Batasi konsumsi makanan tinggi gula karena dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat diikuti oleh rasa kantuk serta penurunan kondisi fisik secara mendadak.

Dilansir dari ipb.ac.id, Kamis, 12 Maret 2026, Ahli Gizi Masyarakat IPB University, Dr dr Karina Rahmadia Ekawidyani menyarankan agar kondisi tubuh tetap prima selama mudik konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan rendah lemak. Beberapa pilihan yang dapat meningkatkan stamina saat mudik, antara lain:

1. Sumber karbohidrat kompleks seperti serealia utuh (beras merah, beras hitam, gandum, oat, jagung), sayuran berpati (kentang, ubi), serta kacang-kacangan.

2. Sumber protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, putih telur, dan ikan.

3. Sumber lemak baik seperti ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, serta alpukat.

4. Buah dan sayuran yang kaya serat, vitamin, mineral, serta tinggi kandungan air.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Sela⁠⁠⁠in makanan, penting untuk tubuh tetap terhidrasi selama mudik dengan mengonsumsi cukup air minimal delapan gelas atau sekitar 1,5-2 liter air per hari. Meski begitu, hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein karena kafein dapat memicu keinginan buang air kecil berlebih.
“Kafein memang bisa membuat kita lebih terjaga, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan sering buang air kecil dan berisiko dehidrasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, kafein tetap boleh dikonsumsi namun dalam batas aman yakni bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg atau setara empat cangkir per hari. Meski demikian, ia menyarankan agar cukup mengonsumsi satu hingga dua cangkir saja.
“Obat paling efektif untuk mengatasi kantuk bukanlah minuman berkafein, melainkan tidur. Jadi, jika sudah lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak untuk memulihkan energi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....