Waspada Kantuk saat Mudik: Ahli Gizi Ungkap Penyebabnya
- 14 Mar 2026 15:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Perjalanan mudik jalur darat memang penuh tantangan, mulai dari kemacetan panjang hingga cuaca yang tak menentu. Kondisi ini menuntut fokus dan konsentrasi tinggi agar kita bisa sampai ke pelukan keluarga dengan selamat.
Salah satu musuh terbesar yang sering muncul secara diam-diam adalah rasa kantuk, yang jika dipaksakan, bisa berakibat fatal bagi keamanan seluruh penumpang. Ahli Gizi Masyarakat IPB University, Dr dr Karina Rahmadia Ekawidyani menyebut ada tiga faktor penyebab seseorang mudah mengantuk saat mudik.
Dilansir situs ipb.ac.id, Kamis, 12 Maret 2026, tiga faktor utama tersebut adalah kurangnya waktu tidur, terutama ketika harus bangun lebih awal untuk sahur dan tidur lebih larut dari biasanya. Kedua, durasi perjalanan yang panjang dengan pemandangan jalan yang relatif monoton.
Adapun faktor ketiga, orang biasanya memaksakan diri untuk berkendara di malam hari. Padahal secara biologis malam hari adalah waktu untuk beristirahat.
“Secara biologis, malam hari merupakan waktu tubuh untuk beristirahat. Jika dipaksakan tetap terjaga, rasa kantuk tentu lebih mudah muncul,” ujar dr Karina.
Selain faktor istirahat yang cukup, pola makan juga turut mendukung stamina dan konsentrasi saat berkendara. Beberapa makanan terutama makanan dengan kandungan gula tinggi dapat membuat kantuk cepat datang dan membuat stamina menurun.
“Makanan yang menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat dapat membuat kita lebih mudah mengantuk. Misalnya roti putih, keripik, gorengan, dan makanan tinggi gula lainnya,” terangnya.
Dr dr Karina menyarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan lemak rendah agar energi tetap stabil. Konsumsi telur, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, serta buah yang tinggi kandungan air bisa membantu menjaga stamina sekaligus mencegah dehidrasi.
“Pengemudi harus memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, baik saat sahur maupun berbuka. Meskipun berpuasa, tetap dianjurkan minum minimal delapan gelas atau sekitar 1,5-2 liter air per hari,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....