Polres Cirebon Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026
- 14 Mar 2026 14:01 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Polres Cirebon Kota menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026, terutama di jalur Pantura dan kawasan bypass Kota Cirebon. Langkah tersebut dilakukan agar arus kendaraan tetap mengalir meski volume lalu lintas diperkirakan meningkat signifikan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menjelaskan, untuk rekayasa lalu lintas di jalan tol pihaknya akan mengikuti kebijakan dari Korlantas Polri secara nasional. Kebijakan tersebut mencakup kemungkinan penerapan sistem one way pada waktu tertentu.
“Ya, jadi untuk rekayasa untuk di tol, yang jelas ini kita tetap ngikutin instruksi ya dari Korlantas ya, Nasional. Kemarin juga sudah dilakukan rapat lintas sektoral bagaimana untuk penerapan one way dan kapan ini kita tetap menunggu instruksi dari Korlantas untuk khusus di jalan tol,” ujarnya kepada RRI Rabu, 11 Maret 2026.
Sementara itu, untuk jalur arteri Pantura pihak kepolisian telah melakukan langkah antisipasi dengan mengurangi sejumlah titik putar balik kendaraan. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi potensi perpotongan arus lalu lintas yang bisa memicu kemacetan.
“Ya untuk di jalan arteri sendiri kita sudah mengantisipasi, kemarin antara lain di jalur arteri pantura ini ada u-turn - u-turn yang memang kita kurangi ya sehingga mengurangi crossing sehingga nanti tidak mengibatkan kemacetan,” kata Kapolres.
Menurutnya, kepadatan lalu lintas diperkirakan akan terjadi di sejumlah persimpangan besar di Kota Cirebon, terutama di kawasan Kanggraksan, Pemuda, dan Rajawali. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik wilayah Cirebon yang dibelah jalur bypass.
“Ya, tentu saja ini akan terjadi kepadatan, khususnya ini di perempatan-perempatan Kangraksan, perempatan Pemuda, perempatan Rajawali. Nah ini kan perempatan besar dan pasti apabila terjadi pengalihan atau one way ya, one way di dalam tol, otomatis pembuangan lalu lintasnya adalah ke jalur arteri,” ujarnya.
Meski kepadatan tidak dapat dihindari, kepolisian memastikan arus kendaraan tetap dapat bergerak tanpa terjadi kemacetan total. Berbagai rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Namun pada prinsipnya kita menjamin tidak ada lalu lintas yang stuck, ya. Ini tetap mengalir. Kalau kepadatan kan memang tidak bisa kita hindari,” ucap AKBP Eko Iskandar.
Ia juga meminta masyarakat memahami apabila nantinya dilakukan rekayasa lalu lintas selama arus mudik berlangsung. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga kelancaran perjalanan seluruh pengguna jalan.
“Ya kita mohon pengertiannya kepada masyarakat ya. Ini tujuannya adalah bagaimana supaya tidak terjadi stuck. Kepadatan pasti terjadi, namun bagaimana polisi, kami bersama Disub dan rekan-rekan dari tni dan instansi lainnya menjamin lalu lintas ini tetap bisa mengalir,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....