Dishub Kuningan Optimalkan Penerangan Jalan dan Cek Armada Hadapi Mudik 2026
- 13 Mar 2026 09:59 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Persiapan dilakukan mulai dari pemeriksaan kelaikan armada angkutan umum, rekayasa lalu lintas, hingga optimalisasi penerangan jalan guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, H.M. Nurdijanto, mengatakan pihaknya telah memulai sejumlah langkah preventif sejak awal pekan ini. Salah satunya melalui inspeksi keselamatan kendaraan atau "ramp check" terhadap armada bus dan angkutan travel antar kota.
“Sejak Senin kemarin kami bersama tim gabungan dari Polres, BNN, Puskesmas, hingga Jasa Marga melaksanakan ramp check selama empat hari berturut-turut. Pemeriksaan dilakukan langsung ke sejumlah pool bus seperti PO Rafel, Tunggal Jaya, AK, dan beberapa perusahaan otobus lainnya,” kata Nurdijanto, Jumat, 13 Maret 2026.
Menurut dia, pemeriksaan tersebut meliputi kondisi fisik kendaraan serta kelengkapan administrasi. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan armada yang beroperasi benar-benar laik jalan sehingga keselamatan penumpang dapat terjamin.
Pemeriksaan kelaikan kendaraan atau "ramp check" sendiri merupakan prosedur umum yang dilakukan menjelang masa mudik untuk memastikan kendaraan angkutan umum memenuhi standar keselamatan, mulai dari sistem pengereman, lampu, ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi.
Selain memastikan kelayakan armada, Dishub Kuningan juga menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kemacetan di sejumlah titik rawan, terutama di pintu masuk wilayah Kuningan.
“Skema rekayasa arus lalu lintas sudah kami siapkan dan dikoordinasikan dengan Polres Kuningan, khususnya Kasat Lantas dan KBO. Pengalihan arus akan diterapkan secara situasional menyesuaikan dinamika volume kendaraan di lapangan,” ujar Nurdijanto.
Di sisi lain, kesiapan infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian. Dishub memastikan penerangan jalan umum (PJU) di jalur-jalur vital akan dioptimalkan, terutama di sepanjang Jalan Lingkar Timur atau Jalan Kiai Eyang Hasan Maolani, dari Caracas hingga Ancaran.
“Kami akan mengoptimalkan PJU di ruas jalan baru tersebut. Target kami tahun ini tidak ada lagi lampu jalan yang mati sehingga tidak membahayakan pengendara,” kata Nurdijanto.
Ia berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat mendukung kelancaran arus mudik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar seluruh skenario persiapan ini berjalan lancar sehingga para pemudik bisa berlebaran dengan tenang bersama keluarga,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....