Mengintip Kehidupan Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting
- 22 Jun 2026 09:34 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi – Pernahkah kamu membayangkan bangun pagi di atas perahu kayu, lalu langsung disambut oleh suara kicauan burung liar dan pemandangan hutan berkabut? Pengalaman magis ini bukan sekadar mimpi. Kamu bisa merasakannya langsung saat berlibur ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kalimantan Tengah.
Kawasan konservasi seluas 355.000 hektare ini bukan cuma sekumpulan pohon tua, melainkan "rumah mewah" alami bagi kawanan orangutan terbesar di dunia. Buat kamu yang sudah jenuh dengan rutinitas kota dan ingin merasakan petualangan santai yang berkesan, tempat ini adalah jawabannya.
Rute Perjalanan yang Mudah Untuk Memulai Petualangan
Jangan bayangkan rute yang rumit dan melelahkan. Perjalanan ke Tanjung Puting sebenarnya sangat ramah wisatawan. Pertama, kamu cukup mengambil penerbangan menuju Bandara Iskandar di Pangkalan Bun dari kota besar seperti Jakarta atau Surabaya.
Dari bandara, kamu tinggal menempuh perjalanan darat singkat sekitar 20 menit menuju Pelabuhan Kumai. Di sinilah kamu akan menaiki klotok, yaitu kapal kayu tradisional khas Kalimantan yang sudah dimodifikasi menjadi penginapan berjalan. Selama beberapa hari ke depan, kapal ini akan menjadi hotel, restoran, sekaligus tempat bersantai mu sambil menyusuri Sungai Sekonyer.
Dan perlu kamu tahu, bahwa tidur di atas kapal klotok ditemani kelambu dan suara alam malam hari adalah salah satu aktivitas paling favorit bagi turis lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke sini.
Menyapa Orangutan Dari Habitat Aslinya
Aktivitas utama di sini adalah melihat orangutan di habitat aslinya. Biar tidak bingung, para jagawana sudah menyiapkan tiga lokasi utama dengan waktu makan (feeding time) yang berbeda-beda, diantaranya Tanjung Harapan, sebuah pos pertama yang paling dekat, dengan jadwal jam 15.00 WIB, jalur jalannya santai dan sangat cocok sebagai menu pembuka petualangan.
Kemudian, ada Pondok Tanggui, di sini tempatnya orangutan remaja yang aktif dan jenaka. Mereka diberi makan pagi hari jam 09.00 WIB. Bonusnya, kamu bisa melihat tanaman kantong semar yang unik di sepanjang jalan. Dan, lokasi ketiga ada Camp Leakey, ini adalah tempat paling legendaris yang didirikan sejak 1971, untuk jadwal makannya di pukul 14.00 WIB. Kalau beruntung, kamu bisa bertemu dengan raja hutan atau orangutan jantan berukuran raksasa di sini.
Dari Bekantan Hingga Kunang-kunang
Serunya liburan di Tanjung Puting tidak berhenti pada orangutan saja. Sepanjang menyusuri sungai, mata kamu akan dimanjakan dengan pemandangan kawanan bekantan—monyet berhidung panjang yang menjadi maskot Kalimantan—sedang asyik melompat dari satu pohon ke pohon lain.
Saat malam tiba, kapalmu akan bersandar di dekat kumpulan pohon nipah. Di sana, kamu bisa menyaksikan ribuan kunang-kunang yang berkedip kompak bak lampu hias alami di tengah kegelapan malam. Indah banget!

Hangatnya Senyuman Warga Desa Sei Sekonyer
Petualanganmu akan makin lengkap, jika menyempatkan diri mampir ke Desa Wisata Sei Sekonyer yang berada di seberang taman nasional. Warga setempat yang ramah akan menyambut dengan tangan terbuka.
Dahulu, banyak warga yang bekerja sebagai penebang pohon. Namun sekarang, mereka justru menjadi garda terdepan pelindung hutan. Di desa ini, kamu bisa melihat kesibukan para ibu menganyam rotan menjadi tas cantik dan topi unik, dan membeli kerajinan tangan mereka adalah cara terbaik untuk mendukung ekonomi lokal dan kelestarian hutan kita.
Tips Santai Berwisata ke Tanjung Puting
Pengunjung diminta untuk berhati-hati, dengan tidak pernah menyentuh atau memberi makanan sendiri kepada orangutan, dan minimal jaga jarak 5 meter. Selain itu, diharapkan juga untuk membawa plastik sampah, serta membawa kembali sampah pribadi agar rumah orangutan tetap bersih.
Disamping itu, para wisatawan diharap lebih waspada untuk tidak berenang di Air Sungai Sekonyer, karena meruakan rumah bagi buaya muara, jadi cukup nikmati pemandangan dari atas dek kapal saja.
Yuk, persiapkan ranselmu dan jadwalkan liburan selanjutnya ke Taman Nasional Tanjung Puting. Alam Indonesia yang indah dan ramah menantimu. (NAS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....