Karang Makassar, "Drift Snorkeling" Bersama Pari Manta Raksasa

  • 17 Jun 2026 12:10 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi – Bagi para pencinta petualangan bawah laut, Manta Point adalah kiblat yang wajib dikunjungi saat berada di Taman Nasional Komodo. Titik selam yang memiliki nama resmi Karang Makassar ini menawarkan salah satu pengalaman paling mendebarkan di dunia: berenang bebas bersama Pari Manta (Manta birostris), sang raksasa laut yang anggun dan ramah.

Berbeda dengan akuarium raksasa, di sini wisatawan dapat menyaksikan langsung kawanan manta dengan bentang sayap mencapai 3 hingga 5 meter tengah menari, mencari makan (feeding), atau membersihkan diri (cleaning station) di habitat aslinya.

Lokasi dan Aksesibilitas

Manta Point terletak di kawasan perairan terbuka bagian tengah Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Titik ini tidak berupa pulau, melainkan hamparan terumbu karang dangkal di tengah laut lepas. Destinasi ini murni hanya bisa diakses menggunakan transportasi laut dari Pelabuhan Labuan Bajo.

Untuk transportasi bisa menggunakan Speedboat, waktu tempuh berkisar antara 45 hingga 50 menit, apabila menggunakan Kapal Motor Kayu atau Phinisi, perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Spot ini biasanya dikunjungi dalam satu paket searah dengan Taka Makassar karena posisinya yang bersebelahan.

Manta Point. Karang Makassar. Labuan Bajo. Sumber https://lotusliveaboards.com/karang-makassar-dive-site/

Aktivitas Unggulan dan Cara Menikmatinya

Aktivitas utama di lokasi ini adalah Snorkeling dan Scuba Diving. Namun, karena karakteristik Manta Point yang memiliki arus laut cukup kuat dan konstan, teknik yang digunakan di sini adalah drift snorkeling atau drift diving.

Wisatawan tidak perlu bersusah payah mendayung kaki katak (fin) melawan arus. Kapal akan menurunkan wisatawan di titik hulu arus, dan wisatawan cukup mengapung mengikuti aliran arus laut yang akan membawa mereka melewati jalur berkumpulnya pari manta, sebelum nantinya dijemput kembali oleh sekoci di titik hilir.

Sekedar catatan, keberadaan pari manta sangat dipengaruhi oleh musim, arah arus, dan pasang surut air laut. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari saat arus air laut cenderung stabil. Wisatawan sangat dilarang keras menyentuh atau menghalangi jalur renang manta agar mereka tidak stres. (NAS/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....