SATU DUKA Kemenag Bukittinggi: Layanan Keagamaan Penyelenggaraan Jenazah
- 22 Sep 2026 18:36 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi kembali menghadirkan inovasi program keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui program SATU DUKA (Satu Tim Urus Duka Kelurahan), Kemenag Bukittinggi mendorong terbentuknya tim penyelenggaraan jenazah di
setiap kelurahan di Kota Bukittinggi.
Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan keagamaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memiliki manfaat praktis dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui Penyuluh Agama Islam yang berada di masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA), program SATU DUKA diarahkan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai syariat dan ketentuan agama Islam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, menegaskan bahwa setiap program yang dilaksanakan Kemenag harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Kementerian Agama harus memiliki program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, penyuluh sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus mampu menghadirkan penyuluhan yang menjawab kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Menurutnya, tugas Penyuluh Agama Islam tidak hanya berkaitan dengan pembinaan ibadah dan peningkatan ketaatan umat, tetapi juga mencakup persoalan keagamaan yang dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk penyelenggaraan jenazah.
"Penyelenggaraan jenazah merupakan fardhu kifayah. Kewajiban ini harus dilaksanakan dengan tata cara yang benar sesuai syariat. Karena itu, kita ingin setiap kelurahan memiliki minimal satu tim yang memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan jenazah," jelasnya.
Program SATU DUKA mulai diwujudkan oleh KUA Kecamatan Guguak Panjang melalui Penyuluh Agama Islam Fungsional, Muhammad Rum. Langkah awal tersebut dilaksanakan melalui kegiatan bimbingan penyelenggaraan jenazah bagi masyarakat Kelurahan Aua Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Kecamatan Guguak Panjang, yang berlangsung di Kantor Lurah ATTS, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat serta warga setempat. Lebih dari 60 peserta mengikuti bimbingan yang turut didukung oleh Camat dan Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat.
Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pengetahuan dan keterampilan penyelenggaraan jenazah masih sangat besar. Kehadiran program SATU DUKA diharapkan dapat menjawab kebutuhan tersebut sekaligus menumbuhkan kepedulian dan kemandirian masyarakat dalam menjalankan kewajiban fardhu kifayah.
H. Irwan berharap, langkah yang telah dimulai KUA Kecamatan Guguak Panjang tersebut dapat menjadi gerakan bersama bagi seluruh Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan se-Kota Bukittinggi.
"Kita berharap program ini diterapkan di setiap kelurahan. Masing-masing penyuluh dapat membentuk minimal satu tim penyelenggaraan jenazah di wilayah binaannya. Ini adalah inovasi sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," harapnya.
Program SATU DUKA menjadi salah satu wujud komitmen Kemenag Bukittinggi untuk menghadirkan program keagamaan yang dekat dengan masyarakat, menjawab kebutuhan umat dan memberikan dampak nyata.
Dengan terbentuknya tim urus duka di setiap kelurahan, masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan tentang penyelenggaraan jenazah, tetapi juga memiliki sumber daya lokal yang siap membantu ketika masyarakat menghadapi musibah kematian.
"SATU DUKA bukan sekadar program penyuluhan, tetapi ikhtiar menghadirkan layanan keagamaan yang hadir saat dibutuhkan, tumbuh bersama masyarakat, dan memberi manfaat nyata bagi umat," pungkasnya.
Melalui program SATU DUKA Kantor Kemenag kota Bukittinggi hadir dari kebutuhan umat, bergerak bersama masyarakat dan memberi manfaat nyata. SATU DUKA menjadi ikhtiar Kemenag Bukittinggi menghadirkan layanan keagamaan yang benar-benar berdampak.
(Andreas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....