ISPU Kategori Baik, Pemko Padang Panjang Kembalikan Pembelajaran Tatap Muka

  • 21 Sep 2026 09:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Pemerintah Kota Padang Panjang kembali memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin 21 September 2026, setelah lima hari peserta didik melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari rumah akibat penurunan kualitas udara.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Padang Panjang Nomor 36 Tahun 2026 tentang Perpanjangan Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan dalam rangka Antisipasi Penurunan Kualitas Udara di Kota Padang Panjang.

Selain itu, kebijakan tersebut juga berdasarkan laporan hasil uji UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Padang Panjang Nomor 105/LHU/UPTD.LABLH-PP/IX/2026 tanggal 20 September 2026 yang mencatat kualitas udara berada pada angka ISPU 48,000 kategori baik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, Nasrul, menyampaikan seluruh aktivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Mandiri di Rumah dikembalikan menjadi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

"Dengan hasil uji ISPU 48,000 kategori baik, maka kita kembalikan seluruh aktivitas PJJ menjadi Pembelajaran Tatap Muka di sekolah," kata Nasrul.

Ia menjelaskan, sasaran kebijakan tersebut meliputi seluruh peserta didik pada jenjang PAUD, TK, SD, SMP, serta SKB dan PKBM yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang.

Sementara untuk satuan pendidikan RA, MI, MTs dan MA sederajat baik negeri maupun swasta diminta menyesuaikan dengan petunjuk teknis Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang. Sedangkan untuk jenjang SMA/SMK/SLB sederajat menyesuaikan dengan kebijakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Sumatera Barat.

Nasrul menegaskan satuan pendidikan tetap diminta melakukan upaya preventif untuk menjaga kesehatan warga sekolah dari risiko ISPA.

"Tetap perhatikan perkembangan udara, kurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap pakai masker untuk menjaga kesehatan warga sekolah," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....