Perkuat SDM ASN, Wako Padang Panjang Temui Kepala BKN di Jakarta

  • 21 Sep 2026 00:34 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Jakarta - Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota Padang Panjang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Hal tersebut dibahas Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Kamis 17 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis pengelolaan ASN dibahas, di antaranya penguatan SDM Pegawai Negeri Sipil (PNS), manajemen talenta, penerapan sistem merit, pengembangan kompetensi, serta pengelolaan kinerja aparatur.

Wali Kota Hendri mengatakan, pengelolaan SDM aparatur membutuhkan perencanaan yang terukur dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kompetensi, potensi, kinerja ASN, serta kebutuhan organisasi.

Menurutnya, manajemen talenta menjadi salah satu instrumen penting untuk memetakan dan mengembangkan potensi aparatur secara lebih terarah. Dengan demikian, penempatan dan pengembangan ASN dapat diselaraskan dengan kebutuhan organisasi serta kompetensi yang dimiliki.

"Penguatan SDM aparatur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Kita ingin pengelolaan ASN dilakukan secara terarah, objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Hendri.

Selain manajemen talenta, pembahasan juga mencakup penerapan sistem merit dalam manajemen ASN. Sistem tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan aparatur dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Pengembangan kompetensi ASN turut menjadi perhatian, sehingga peningkatan kapasitas aparatur dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan penyelenggaraan pemerintahan yang terus berkembang.

Hendri menegaskan, Pemko Padang Panjang akan terus berkoordinasi dengan BKN dalam memperkuat tata kelola manajemen ASN. Koordinasi tersebut diharapkan dapat memastikan pengelolaan SDM aparatur berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kita ingin setiap ASN dapat berkembang sesuai kompetensi dan potensinya, sekaligus memberikan kontribusi optimal dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat," kata Hendri.

Menurutnya, penguatan manajemen ASN pada akhirnya diarahkan untuk membangun birokrasi yang memiliki kapasitas dan kinerja sesuai kebutuhan pemerintahan serta mampu merespons tuntutan pelayanan masyarakat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Kuartini Deti Putri, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....