Jumat Bersih, Warga ATTS Bukittinggi Gotong Royong Jaga Lingkungan

  • 18 Sep 2026 07:45 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Semangat gotong royong kembali terasa di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Kota Bukittinggi. Pemerintah kelurahan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong bersama dalam rangka Jumat Bersih, Jumat (18/9/2026) pagi

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan kawasan permukiman yang lebih asri, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Gotong royong dipimpin langsung Lurah ATTS Bukittinggi, Yassir Hidayat,S.H bersama jajaran kelurahan dan masyarakat.

Sejak pagi, warga terlihat beraktivitas membersihkan sejumlah bagian lingkungan yang membutuhkan penataan dan perawatan.

Berbagai pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari membersihkan sampah, menyapu lingkungan, merapikan rerumputan dan semak, hingga menata bagian-bagian lingkungan yang terlihat kurang tertata.

Kegiatan Jumat Bersih ini tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di tengah masyarakat Minangkabau.

Dengan turun langsung bersama warga, pihak kelurahan ingin membangun kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih tidak akan tercipta apabila hanya mengandalkan petugas kebersihan atau pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian setiap warga.

Lurah ATTS Bukittinggi Yassir Hidayat, S.H dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kegiatan gotong royong sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika ada program Jumat Bersih, tetapi dapat menjadi budaya yang terus dipelihara di lingkungan masyarakat.

"Lingkungan yang bersih dan tertata akan memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, kawasan yang terawat juga akan membuat suasana permukiman menjadi lebih asri dan enak dipandang,"terangnya

Gotong royong juga menjadi kesempatan bagi pemerintah kelurahan untuk melihat langsung kondisi lingkungan dan berbagai kebutuhan masyarakat.

Dengan berada di tengah warga, berbagai persoalan sederhana yang berkaitan dengan kebersihan dan penataan lingkungan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Mulai dari saluran air yang perlu dibersihkan, rumput liar yang mulai tumbuh, sampah yang masih ditemukan di sejumlah titik, hingga bagian lingkungan yang membutuhkan penataan menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.

Kebersihan lingkungan juga memiliki kaitan erat dengan kenyamanan masyarakat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau, sementara saluran air yang tidak terawat berpotensi menghambat aliran air ketika hujan.

Karena itu, kegiatan sederhana seperti menyapu, membersihkan selokan, memangkas rumput dan mengumpulkan sampah memiliki manfaat yang cukup besar apabila dilakukan secara rutin dan bersama-sama.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih, kegiatan Jumat Bersih juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Warga yang biasanya sibuk dengan aktivitas masing-masing memiliki kesempatan untuk bertemu, berkomunikasi dan bekerja bersama dalam satu kegiatan. Suasana kebersamaan tersebut menjadi modal sosial penting dalam membangun lingkungan yang nyaman.

Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh di Kelurahan ATTS. Pemerintah kelurahan tidak hanya mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan ketika ada kegiatan gotong royong, tetapi juga membangun kebiasaan menjaga lingkungan mulai dari rumah dan kawasan tempat tinggal masing-masing.

Kesadaran sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah ke saluran air, menjaga fasilitas umum serta ikut membersihkan lingkungan sekitar rumah dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan seluruh masyarakat.

Kawasan permukiman yang bersih juga dapat memberikan rasa nyaman bagi anak-anak, orang tua maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah.

Lingkungan yang asri dan tertata bukan hanya persoalan estetika, tetapi juga menjadi bagian dari kualitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, kegiatan Jumat Bersih di Kelurahan ATTS diharapkan menjadi agenda yang mampu menjaga semangat kebersamaan sekaligus membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya lingkungan yang sehat.

Pemerintah kelurahan bersama masyarakat juga diharapkan dapat terus menjaga hasil dari kegiatan tersebut. Setelah lingkungan dibersihkan, yang tidak kalah penting adalah memastikan kebersihan tetap terpelihara dari hari ke hari.

Gotong royong menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama. Ketika pemerintah dan masyarakat bergerak dalam satu semangat, pekerjaan yang berat dapat menjadi lebih ringan dan hasilnya dapat dirasakan bersama.

Melalui Jumat Bersih, Kelurahan ATTS Bukittinggi ingin membangun lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga hijau, asri, sehat dan nyaman sebagai tempat tinggal masyarakat.

Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus berlanjut, sehingga budaya gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari keseharian warga Kelurahan ATTS.

Dengan lingkungan yang bersih dan asri, masyarakat pun dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Dari lingkungan yang terawat, diharapkan tumbuh pula rasa memiliki dan kepedulian terhadap kawasan tempat tinggal sendiri.

Jumat Bersih akhirnya bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi menjadi pengingat bahwa menciptakan kawasan yang nyaman dimulai dari kepedulian sederhana dan dilakukan bersama-sama. (JM/RRI BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....