Pemko Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Anggaran Pendidikan

  • 18 Sep 2026 10:35 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemko Payakumbuh memperkuat komitmen tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Langkah ini menyasar pengelolaan anggaran pendidikan yang transparan dan bebas korupsi.

Komitmen tersebut disampaikan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Rabu, 16 September 2026.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman membuka kegiatan tersebut mewakili Wali Kota Zulmaeta. Forum menghadirkan Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen dan Kejaksaan sebagai narasumber pembinaan.

Peserta kegiatan berjumlah 250 pengelola anggaran pendidikan dari Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Mereka terdiri atas kepala sekolah, bendahara, ketua pelaksana, konsultan perencana, serta pengawas.

Elzadaswarman mengapresiasi sinergi Itjen Kemendikdasmen dan Kejaksaan dalam memberikan pembinaan kepada daerah. Ia mengingatkan pengelola anggaran agar menjalankan amanah sesuai ketentuan hukum.

"Dunia kini berubah sangat cepat dan tanpa batas berkat digitalisasi," tegas Elzadaswarman. Ia menekankan pentingnya pencegahan penyimpangan melalui keterbukaan dan kepatuhan terhadap aturan.

Elzadaswarman meminta peserta mengutamakan efisiensi, kepatuhan regulasi, dan disiplin pelaporan keuangan berbasis kinerja. Menurutnya, pengelolaan anggaran harus mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kota Payakumbuh juga terpilih sebagai satu dari tiga kota percontohan daerah bebas korupsi di Indonesia. Posisi tersebut memperkuat dorongan pemerintah untuk menjaga transparansi tata kelola pemerintahan.

Melalui sinergi aparat penegak hukum, Pemko Payakumbuh berharap pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan. Pemerintah juga mendorong pembangunan yang berkualitas dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

"Istilahnya cangkuak putih kawan pado-podo, terbuka dan sejalan," ujar Elzadaswarman. Ia menilai tata kelola anggaran yang baik dapat mendukung kelancaran pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan dimoderatori Kepala Dinas Pendidikan Nalfira. Forum dilanjutkan dengan pemaparan teknis, studi kasus intelijen, dan diskusi interaktif.

Materi pembinaan diarahkan untuk memastikan Dana Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 tepat sasaran. Peserta juga mendapat pemahaman mengenai pengelolaan anggaran dan kepatuhan terhadap regulasi.

Sinergi lintas instansi diharapkan memperkuat pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Payakumbuh mewujudkan birokrasi berintegritas. (MC)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....