PWI Bukittinggi Doakan Proses Pencarian Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau
- 11 Sep 2026 21:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi hari ini menggelar doa bersama di Pelataran Jam Gadang.
Doa itu sebagai bentuk dukungan moril dan solidaritas bagi lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas jurnalistik, di kawasan Gunung Anak Krakatau sejak Senin, 7 September 2026.
Doa bersama dipimpin Ketua PWI Kota Bukittinggi Asrial Gindo, dan diikuti jajaran pengurus serta sejumlah wartawan sebagai bentuk kepedulian terhadap rekan seprofesi yang hingga kini masih dalam pencarian.
Asrial mengatakan, PWI Bukittinggi mengharapkan proses pencarian segera menemukan titik terang, dan kelima jurnalis tersebut dapat kembali dalam kondisi selamat.
“Kita berharap, ada kabar baik dari kelima rekan kita yang sedang menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya, Jumat, 11 September 2026.
Lima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Kelima jurnalis tersebut berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Rombongan tersebut berjumlah delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis, Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu atau guide.
Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 14.42 WIB pada Senin, 7 September 2026, setelah itu mereka tidak lagi dapat dihubungi.
Informasi mengenai hilang kontak tersebut kemudian diterima Kantor SAR Banten pada Selasa, 8 September 2026, sekitar pukul 13.55 WIB dari Bayu, jurnalis ANTARA Banten, yang melaporkan rekannya tidak dapat dihubungi sejak keberangkatan sehari sebelumnya.
Tim SAR kemudian mengerahkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi hilang kontak dengan radius sekitar 3,2 kilometer dari Gunung Anak Krakatau, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan.
Area pencarian selanjutnya diperluas hingga sekitar 68,3 nautical mile dan dibagi menjadi empat sektor dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polair, serta potensi SAR lainnya.
Asrial menyampaikan, doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan dan solidaritas sesama pekerja media yang memiliki risiko dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Doa bersama ini adalah bentuk dukungan dan solidaritas kita sebagai rekan seprofesi dan pekerja yang memiliki resiko yang sama,” sebutnya.
Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies yang turut hadir dalam doa bersama tersebut juga menyampaikan harapan agar seluruh jurnalis dan kru kapal yang masih dalam pencarian segera ditemukan.
“Kita berharap rekan-rekan dapat ditemukan dengan selamat,” katanya.
PWI Kota Bukittinggi berharap operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga masyarakat tersebut membuahkan hasil sehingga seluruhnya dapat ditemukan dalam kondisi selamat. (YPA/AGZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....