BPS Bukittinggi Dorong Mahasiswa Kuasai Python untuk Analisis Data di Era Digital

  • 09 Sep 2026 20:18 WIB
  •  Bukittinggi

RRi.CO.ID,Bukittinggi — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi mendorong mahasiswa untuk meningkatkan literasi statistik dan kemampuan mengolah data di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala BPS Kota Bukittinggi, Abdi Gunawan, SE., MM, dalam sambutannya pada Seminar Literasi Pojok Statistik bertajuk “Beyond Numbers: Mengenal Python sebagai Alat Analisis Data di Era Digital”, yang digelar di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Pojok Statistik yang merupakan hasil kolaborasi antara BPS Kota Bukittinggi dengan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam meningkatkan pemanfaatan data statistik di lingkungan akademik.

Dalam sambutannya, Abdi Gunawan menyampaikan apresiasi kepada jajaran UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, narasumber, serta mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai peningkatan literasi statistik menjadi semakin penting seiring pembangunan nasional yang semakin berbasis data.

“Data tidak hanya berfungsi sebagai bahan informasi, tetapi juga sebagai landasan utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, data saat ini telah menjadi aset strategis bangsa. Karena itu, kemampuan memahami, mengolah, menganalisis, hingga mengkritisi data perlu dimiliki oleh berbagai kalangan, khususnya mahasiswa sebagai bagian dari generasi akademik.

Abdi menegaskan, literasi statistik tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan membaca angka. Lebih jauh, literasi statistik dibutuhkan agar masyarakat mampu memahami informasi secara kritis, mencegah penyalahgunaan data, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan fakta.

“Data adalah fondasi bagi kebijakan yang tepat dan strategis. Oleh karena itu, peningkatan literasi statistik harus menjadi prioritas bersama,” katanya.

Pojok Statistik Jadi Ruang Kolaborasi Akademik

Abdi menjelaskan, BPS sebagai pembina data terus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program Pojok Statistik di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Layanan Pojok Statistik di kampus tersebut telah hadir secara fisik sejak 2022. Keberadaannya menjadi salah satu upaya strategis untuk memperluas akses terhadap data statistik sekaligus meningkatkan pemanfaatannya di kalangan akademisi.

Berbagai kegiatan telah dilakukan melalui Pojok Statistik, mulai dari pelatihan, seminar dan webinar, workshop data, pelayanan statistik secara langsung, hingga monitoring oleh pimpinan BPS.

Seminar literasi statistik yang digelar hari ini merupakan kegiatan ketiga dalam Rencana Kerja Pojok Statistik UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026.

Secara khusus, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi sebagai alat untuk melakukan analisis data.

Empat Agen Statistik Ikuti Statistic Data Camp

Dalam kesempatan itu, Abdi juga mengapresiasi kiprah mahasiswa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang tergabung sebagai Agen Pojok Statistik.

Salah satu terobosan yang dilakukan tahun ini adalah keikutsertaan Agen Statistik UIN SMDD dalam kegiatan Statistic Data Camp.

Dari proses seleksi yang cukup ketat, sebanyak empat Agen Pojok Statistik UIN SMDD terpilih untuk mewakili kampus dalam ajang tersebut.

Keempat mahasiswa itu mengikuti sejumlah kategori lomba, yakni infografis, videografis, dan penulisan artikel populer.

Abdi berharap keikutsertaan tersebut dapat memberikan pengalaman sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan dalam menyajikan informasi berbasis data.

“Semoga dengan keikutsertaan ini menambah pengalaman mahasiswa dan mendapatkan hasil yang terbaik hingga menorehkan prestasi yang membanggakan,” harapnya.

Pernah Masuk 15 Besar Nasional

Selain itu, BPS Kota Bukittinggi bersama UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi juga telah menyelesaikan dokumen Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pojok Statistik periode 2025/2026.

Saat ini, hasil evaluasi tersebut masih menunggu pengumuman.

Abdi menyebutkan, pada pelaksanaan Monev sebelumnya, Pojok Statistik UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan menempati peringkat ke-15 secara nasional.

Ia berharap capaian pada tahun ini dapat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ke depan, kami berharap dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kolaborasi, serta mendorong inovasi dalam pengembangan layanan statistik,” tuturnya.

Komitmen tersebut, lanjutnya, semakin diperkuat melalui pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPS Kota Bukittinggi dan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang telah dilakukan pada Agustus 2026.

Sementara itu, seminar menghadirkan Dosen UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Wikasanti Dwi Rahayu, M.Si, sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap statistik, tetapi juga memperkenalkan pemanfaatan Python sebagai salah satu alat analisis data yang relevan dengan kebutuhan di era digital.

Seminar kemudian dibuka oleh Wakil Rektor III UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. H. Edi Rosman, S.Ag., M.Hum, yang mewakili Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Melalui kegiatan tersebut, BPS Kota Bukittinggi berharap sinergi dengan perguruan tinggi semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi akademik yang tidak hanya mampu membaca data, tetapi juga cakap mengolah dan memanfaatkannya untuk menghasilkan informasi yang berkualitas bagi pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....