Pemko Bukittinggi Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

  • 25 Jun 2026 18:53 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi: Pemerintah Kota Bukittinggi gelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Upacara berlangsung di Halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin 1 Juni 2026, dengan khidmat.

Upacara diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN, dan perwakilan pelajar se Kota Bukittinggi. Seluruh peserta upacara tampak tertib mengikuti rangkaian penghormatan bendera dan pembacaan Pancasila.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema menegaskan peran Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bertindak sebagai inspektur upacara. Wako membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Yudian Wahyudi di hadapan peserta upacara.

“Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan,” kata Ramlan membacakan sambutan. Momentum ini jadi refleksi memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah tantangan global, Pancasila menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia. Pancasila juga jadi jangkar moral menghadapi disrupsi teknologi, dinamika geopolitik, dan ancaman terhadap persatuan bangsa.

“Selain menjadi perekat keberagaman bangsa, Pancasila juga menjadi landasan Indonesia,” ungkap Ramlan. Indonesia berperan aktif menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Nilai musyawarah dan mufakat dalam Pancasila dinilai relevan menjembatani perbedaan. Nilai itu juga dinilai mampu menyelesaikan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini.

Wako menambahkan seluruh elemen bangsa diajak mengamalkan nilai Pancasila sehari-hari. Pancasila harus dijadikan ideologi yang hidup, bukan hanya hafalan di setiap tanggal 1 Juni.

Peringatan ini juga memperkuat komitmen terhadap persatuan, toleransi, dan keadilan sosial. Komitmen itu demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat.

Pelajar yang hadir diharapkan menjadi generasi pengamal Pancasila sejati. Penanaman nilai sejak dini penting agar semangat kebangsaan tidak luntur di era digital dan informasi terbuka.

TNI dan Polri yang hadir menegaskan siap menjaga persatuan bangsa. Sinergi Forkopimda dengan Pemko Bukittinggi jadi kunci menjaga kondusivitas daerah di tengah keberagaman masyarakat.

Pemko Bukittinggi berkomitmen mengintegrasikan nilai Pancasila dalam kebijakan pembangunan. Setiap program kerja Pemko diarahkan memperkuat gotong royong, musyawarah, dan keadilan sosial bagi warga.

Upacara ditutup dengan pengibaran bendera Merah Putih dan doa bersama. “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” menjadi semangat bersama seluruh elemen Kota Bukittinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....