5 Tahun Pasca Gempa, Gedung DPRD Pasaman Barat Akan Segera Direhab
- 22 Jun 2026 14:33 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pasaman Barat - Setelah hampir lima tahun mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Pasaman Barat pada tahun 2022, Gedung DPRD Pasaman Barat akhirnya akan direhabilitasi.
Untuk memperbaiki kerusakan yang cukup parah pada sejumlah bagian bangunan, DPRD Pasaman Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar lima miliar rupiah pada tahun anggaran 2026.
Senin pagi, tim perencanaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Pasaman Barat melakukan survei dan peninjauan langsung ke Gedung DPRD Pasaman Barat, didampingi Ketua DPRD, wakil ketua, serta sejumlah anggota DPRD guna melihat secara langsung kondisi bangunan yang akan direhabilitasi.
Kerusakan pada gedung wakil rakyat tersebut terjadi akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Pasaman Barat pada tahun 2022 lalu. Sejak saat itu, sejumlah bagian bangunan mengalami keretakan dan kerusakan yang cukup serius, mulai dari dinding, atap, hingga plafon gedung.
Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, mengatakan kondisi gedung yang rusak telah berlangsung selama kurang lebih empat tahun. Namun karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah serta adanya sejumlah program prioritas lainnya, perbaikan gedung belum dapat direalisasikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Keberadaan gedung DPRD yang layak sangat penting untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga legislatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pihaknya mengupayakan agar rehabilitasi dapat terlaksana pada tahun ini,” terangnya di lokasi, Senin 22 Juni 2026.
Dirwansyah juga berharap proses pengerjaan nantinya dilakukan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun.
“Selain mengutamakan kualitas bangunan, pelaksanaan proyek juga diharapkan berjalan tepat waktu sehingga gedung dapat kembali digunakan secara optimal dan aman,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pasaman Barat, Isranedi, menjelaskan bahwa saat ini proyek rehabilitasi masih berada pada tahap perencanaan dan penyusunan dokumen teknis.
“Setelah seluruh tahapan administrasi dan perencanaan selesai, proses pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus mendatang,” tutur KadisPUPR Pasaman Barat.
Dengan dialokasikannya anggaran sebesar lima miliar rupiah,diterangkan Isranedi, maka rehabilitasi Gedung DPRD Pasaman Barat diharapkan mampu mengembalikan fungsi bangunan secara maksimal.
“Selain memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat bencana gempa, proyek ini juga menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Meski demikian, KadisPUPR Pasaman Barat mengakui bahwa lebih empat tahun pasca gempa bumi yang merusak sejumlah fasilitas pemerintah, Gedung DPRD Pasaman Barat akhirnya akan direhabilitasi tahun ini.
“Diharapkan proses perbaikan berjalan lancar sehingga gedung dapat kembali digunakan secara aman dan representatif untuk mendukung kinerja lembaga legislatif,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....