Tiga Lembaga Malalo Gelar Lokakarya Terpadu

  • 31 Jul 2026 21:16 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar — Tiga lembaga pendidikan swasta di Malalo menggelar lokakarya terpadu menyambut tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan berlangsung di MTsS Muhammadiyah Padang Laweh Malalo, Kamis 23 Juli 2026.

Lembaga yang terlibat adalah MTsS Muhammadiyah Padang Laweh Malalo, MAS PPTI Malalo, dan Yastu Malalo. Lokakarya ini menyiapkan guru mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta dan deep learning.

Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Hendri Pani Dias membuka kegiatan secara resmi. Hadir sekitar 40 guru dan tenaga kependidikan, serta narasumber Widyaiswara BDK Hendri dan Pengawas Zulhendri.

"Kalau madrasah atau pesantren kita mau diminati, pastikan kita memiliki kelebihan, dimana menjadi alasan anak atau orang tua memilih tempat kita untuk melanjutkan pendidikannya," ujar H. Hendri Pani Dias dalam arahannya.

Pesan itu menjadi tantangan lembaga pendidikan barat Danau Singkarak pasca musibah galodo akhir tahun lalu. Lembaga dituntut bangkit dan menawarkan keunggulan kompetitif kepada masyarakat.

Kemenag memperkenalkan program unggulan untuk madrasah swasta. Program itu meliputi kelas bilingual, AI, coding, robotik, serta pemetaan potensi siswa untuk kompetisi.

"Guru harus memetakan kemampuan siswa secara spesifik agar potensi mereka dapat diasah dan diperkaya melalui berbagai ajang kompetisi," jelas H. Hendri Pani Dias didampingi Kasi Penmad Bahrul Fahmi.

Bidang kewirausahaan juga didorong agar madrasah produktif. "Kita bisa memanfaatkan air danau untuk perikanan atau sektor perkebunan agar ada unit usaha," tambahnya.

Materi KBC dan deep learning menekankan joyful, mindful, dan meaningful learning. Usai lokakarya, Kakan Kemenag meninjau PPTI Malalo dan berkoordinasi terkait Hari Santri Nasional Oktober.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....