Tradisi Ramadhan zaman dahulu

  • 21 Mar 2025 10:06 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN Bukittinggi; Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Maka tak heran bila suasana Ramadhan selalu meriah dan hangat mulai dari penyambutan hingga di penghujung ramadhan. Bahkan ada tradisi ramadhan tertentu yang dilakukan selama bulan puasa berlangsung.

Pada zaman dahulu tradisi ramadhan selalu di tunggu tunggu setiap tahunnya. Kenangan tradisi Ramadhan masa kecil menjadi salah satu cerita yang tak terlupakan, Namun tradisi zaman dulu yang meriah tersebut mulai tergerus oleh zaman dan mulai menghilang.

Tradisi ramadhan zaman dahulu yang semarak dan meriah berkelebat dalam ingatan yang menyisakan rasa rindu mendalam. Tradisi ramadhan zaman dahulu diantranya yaitu, seperti pawai obor dan menabu bedug, mengisi buku agenda ramadhan, berburu tanda tangan imam tarawih, perang sarung, berkeliling membangunkan sahur, jalan setelah sholat subuh, bermain meriam bambu, TPQ dan peasntren kilat.

Ramadhan , bulan suci puasa umat Islam, yang telah dirayakan oleh umat muslim di seluruh dunia selama lebih dari 14 abad.Pada abad ke tujuh, Nabi Muhamad menyatakan bahwa Islam di bangun di atas lima pilar dan puasa di bulan ramadhan salah satunya.

Bulan ramadhan adalah dimana umat Islam untuk mendapatkan ampunan, keberkahan, dan ketentraman jiwa. Keberkahan bulan ramadhan tercermin dalam banyak aspek kehidupan sehari hari, seperti rezeki yang berlimpah, harmoni dalam keluaga, serta pertumbuhan spiritual yang signifikan.

Sumber berita; Wikipedia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....