Pemprov Sumbar Targetkan Bantuan Rendang Korban Gempa NTT Tiba sebelum 24 Agustus
- 21 Agt 2026 08:49 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menargetkan bantuan rendang untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba sebelum 24 Agustus 2026.
Hingga Kamis 20 Agustus 2026, bantuan rendang yang terkumpul telah mencapai sekitar 1,6 ton. Jumlah tersebut telah melampaui target awal pengumpulan sebanyak 1,5 ton.
Sekretaris BPBD Sumbar Ilham Wahab mengatakan bantuan tersebut saat ini mulai dikemas ulang untuk memudahkan proses pengiriman dan pendistribusian di lokasi bencana.
“Rendang kan bermacam ukuran dan pengemasan yang sampai di BPBD. Kita kemas supaya mudah nanti dalam mendistribusikan di lokasi bencana,” kata Ilham saat dihubungi, Jumat 21 Agustus 2026.
Menurutnya, rendang yang berasal dari berbagai OPD, dunia usaha dan pihak lainnya diseragamkan dalam kardus dengan ukuran dan berat yang sama.
Hal itu dilakukan agar proses pengiriman menggunakan pesawat menjadi lebih mudah, sekaligus mempermudah pendataan dan penyaluran kepada masyarakat terdampak gempa.
| Baca juga: Ketum Addin ke Ranah Minang hari ini |
“Supaya ukuran kardus dan berat per kardus sama, sehingga mudah dikirim dengan pesawat dan juga mudah disalurkan,” ujarnya.
Ilham mengatakan jumlah bantuan rendang masih berpotensi bertambah karena pengumpulan masih berlangsung. Sebelumnya, Pemprov Sumbar menargetkan pengumpulan bantuan sebanyak 1,5 ton.
“Target kita sebenarnya satu ton, tapi sampai angka sekarang sudah 1,6 ton lebih,” katanya.
Rencananya, bantuan rendang tersebut dikirim terlebih dahulu menuju Labuan Bajo sebelum disalurkan kepada warga terdampak bencana di NTT.
Pemprov Sumbar menargetkan bantuan telah tiba di NTT sebelum 24 Agustus 2026. Selanjutnya, bantuan rencananya diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar kepada masyarakat terdampak pada 25 atau 26 Agustus 2026.
“Penyerahan bantuan rencana secara langsung dibagikan oleh Gubernur Sumbar di NTT pada 25 atau 26 Agustus 2026,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....