Ketua KADIN Sumbar Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan di Istana Presiden

  • 03 Agt 2026 15:30 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat, H. Buchari Bachter, M.T. menghadiri Presidential Briefing KADIN Indonesia bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Dalam agenda strategis tersebut, Buchari Bachter hadir didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional KADIN Sumbar Popi Rajo Bintang dan Pengurus Bidang UMKM KADIN Sumbar yang juga Ketua KUKMI Sumbar Novi Hendri.

Presidential Briefing ini dihadiri ratusan ketua KADIN provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia serta deretan konglomerat nasional, mulai dari Anthony Salim, Prajogo Pangestu, Aguan, hingga Boy Thohir.

Pada Senin (3/8/2026) kepada wartawan media ini, Ketua KADIN Sumbar, Buchari menjelaskan, dalam arahan langsungnya Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional.

"Presiden menegaskan, tidak ada lagi sekat antara pemerintah dan pengusaha. Semua harus dalam satu gerbong besar bernama Indonesia Incorporated untuk membuka lapangan kerja dan menjaga pertumbuhan ekonomi," ujar Buchari Bachter

Ia menambahkan pembahasan meliputi isu strategis nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur, dan penguatan industri tekstil nasional.

Bagi Sumatera Barat, Buchari menyebut momentum ini sangat krusial. Ia memaparkan tiga poin perjuangan yang ia bawa dari Istana untuk Sumbar.

Pertama, UMKM dan Program MBG Jadi Mesin Ekonomi Baru

Program Makan Bergizi Gratis menurutnya bukan sekadar program sosial, tapi peluang rantai pasok raksasa bagi UMKM Sumbar.

KADIN Sumbar mendorong agar pasokan ayam, telur, beras, rendang, dan susu untuk MBG di Sumbar wajib menyerap produk UMKM dan koperasi lokal, bukan dari luar daerah.

"Ini sejalan dengan program kami meningkatkan jumlah UMKM naik kelas. Jangan sampai program MBG di Sumbar bahan bakunya dari luar. Harus dari petani dan UMKM Ranah Minang," tegas Buchari yang selama ini fokus pada program UMKM naik kelas di berbagai kabupaten/kota di Sumbar.

Lebih lanjut dijelaskannya, kedua, Infrastruktur dan Perdagangan Internasional, KADIN Sumbar mendorong percepatan Tol Padang-Pekanbaru, optimalisasi Pelabuhan Teluk Bayur, dan pembukaan direct export untuk komoditas unggulan Sumbar seperti gambir, CPO, dan rendang ke pasar Timur Tengah dan Eropa.

Ketiga, kebangkitan Industri Tekstil dan Ekonomi Kreatif Isu penguatan industri tekstil nasional yang dibahas Presiden akan dikaitkan dengan kebangkitan tenun dan songket Pandai Sikek serta bordir Solok sebagai bagian dari rantai pasok fashion nasional.

Ketua KADIN Sumbar periode 2022-2027 ini optimistis, di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran, kesempatan usaha di daerah akan semakin terbuka lebar.

"Presiden memberi karpet merah bagi pengusaha daerah untuk bermitra dengan pengusaha nasional. Tugas KADIN Sumbar sekarang adalah memastikan pengusaha Sumbar tidak jadi penonton, tapi jadi pemain utama di kampung sendiri," tutupnya. (Agusmardi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....