Kajian Adat, BP2DIM-DARAM Perkuat Sinergi
- 02 Agt 2026 07:56 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Jakarta - Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM) memperkuat sinergi dengan Dewan Pimpinan Pusat Dai Rantau Minang (DPP DARAM) melalui kegiatan Kajian Adat Minangkabau, Sabtu, 1 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum untuk memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang berlandaskan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).



Sejumlah jajaran pengurus BP2DIM hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Dewan Pembina Dr. Iramady Irdja, Wakil Ketua Dewan Pembina Dr. Taswem Tarib, Ketua Umum Prof. Dr. Masri Mansoer, Sekretaris Jenderal Anton Pratama, serta Bendahara Umum Niel Azmar.


Turut hadir jajaran pengurus lainnya, seperti Muhammad Evandra, Ridwan, Rosnita Nurdin, Djamuir Tanjung, Arizano, serta sejumlah pengurus BP2DIM lainnya.


Kajian adat ini mengangkat pentingnya pemahaman dan implementasi nilai ABS-SBK dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, baik di ranah maupun di rantau.
Bagi BP2DIM, penguatan nilai adat dan budaya merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat Minangkabau terhadap jati diri, sejarah, serta kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
BP2DIM sendiri merupakan organisasi yang memperjuangkan gagasan perubahan status dan nama Provinsi Sumatera Barat menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) dengan basis kearifan lokal dan filosofi ABS-SBK.
Dalam konteks tersebut, sinergi dengan DPP DARAM dinilai strategis karena para dai dan tokoh Minangkabau di rantau memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai adat, agama, serta budaya kepada masyarakat.
Ketua Umum BP2DIM Prof. Dr. Masri Mansoer sebelumnya juga menegaskan bahwa penguatan komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, akademisi, pemerintah, serta masyarakat Minangkabau di perantauan menjadi bagian penting dalam perjuangan BP2DIM.
Kajian adat bersama DPP DARAM diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat melahirkan pemahaman bersama dan langkah konkret untuk menjaga eksistensi adat dan budaya Minangkabau di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
Lebih jauh, kolaborasi antara BP2DIM dan DPP DARAM diharapkan mampu memperkuat jejaring masyarakat Minangkabau di rantau dalam menjaga identitas budaya sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai agama dan adat dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan filosofi ABS-SBK yang menempatkan adat dan syarak sebagai landasan kehidupan masyarakat Minangkabau.

Melalui kegiatan kajian dan silaturahmi semacam ini, BP2DIM dan DPP DARAM menunjukkan komitmen bersama untuk terus merawat warisan adat Minangkabau, memperkuat persatuan masyarakat di ranah dan rantau, serta membangun generasi yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Minangkabau.
Kajian adat menjadi salah satu ikhtiar memperkuat sinergi, memperluas silaturahmi, sekaligus menjaga agar nilai ABS-SBK tetap hidup dan relevan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau di masa kini dan masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....