Benarkah Orang yang Sering Berkeringat Minim Risiko Kanker?

  • 07 Okt 2026 08:03 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Berkeringat sering dianggap sebagai tanda tubuh sedang bekerja keras dan membakar energi melalui aktivitas fisik. Namun, keringat itu sendiri bukanlah mekanisme yang secara langsung mencegah seseorang terkena penyakit kanker.

Orang yang rutin melakukan aktivitas fisik hingga berkeringat justru dapat memperoleh manfaat kesehatan yang lebih besar. Aktivitas fisik teratur diketahui berkaitan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker dibandingkan gaya hidup yang sangat kurang bergerak.

Saat berolahraga, tubuh meningkatkan penggunaan energi dan membantu menjaga berat badan tetap sehat. Kondisi tersebut penting karena kelebihan berat badan dan obesitas berhubungan dengan peningkatan risiko terhadap sejumlah jenis kanker.

Aktivitas fisik juga dapat memengaruhi kadar hormon, fungsi sistem kekebalan, serta proses peradangan di dalam tubuh. Berbagai perubahan tersebut diduga menjadi bagian dari mekanisme yang membuat olahraga berperan dalam menurunkan risiko beberapa penyakit kronis, termasuk kanker tertentu.

Keringat biasanya muncul ketika tubuh mengalami peningkatan suhu akibat aktivitas fisik, lingkungan panas, atau respons tubuh lainnya. Karena itu, banyak berkeringat tidak selalu menunjukkan seseorang lebih sehat, sebab keringat juga dapat muncul tanpa melakukan olahraga.

Sebaliknya, olahraga yang dilakukan secara rutin memberikan manfaat yang lebih penting daripada sekadar jumlah keringat yang dihasilkan. Berjalan cepat, berlari, bersepeda, berenang, latihan beban, dan berbagai aktivitas fisik lainnya dapat membantu tubuh tetap aktif dan menjaga kebugaran.

Penelitian kesehatan menunjukkan bahwa aktivitas fisik berkaitan dengan risiko yang lebih rendah terhadap beberapa kanker, termasuk kanker usus besar dan kanker payudara pada kelompok tertentu. Meski demikian, olahraga bukan satu-satunya faktor pencegahan karena risiko kanker juga dipengaruhi usia, genetik, lingkungan, pola makan, rokok, alkohol, infeksi tertentu, serta faktor lainnya.

Jadi, jangan menjadikan banyaknya keringat sebagai ukuran bahwa tubuh sudah terlindungi dari kanker. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan hidup aktif secara konsisten, menjaga berat badan, tidak merokok, mengonsumsi makanan bergizi, membatasi alkohol, melindungi kulit dari sinar ultraviolet, serta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang sesuai. (TW/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....