Inilah Risiko Mengonsumsi Hati Sapi
- 05 Feb 2026 19:46 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Hati sapi dikenal sebagai sumber nutrisi yang kaya, seperti zat besi dan vitamin A. Namun, di balik kandungan gizinya, konsumsi hati sapi secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan. Dikutip dari alodokter Jika dikonsumsi berlebihan, hati sapi dapat meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit, seperti:
1. Penyakit asam urat
Hati sapi merupakan makanan yang mengandung tinggi purin. Senyawa ini berperan dalam pembentukan asam urat dalam tubuh. Pada kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Jika tubuh memproduksi asam urat berlebih dan ginjal tidak mampu membuangnya, asam urat akan menumpuk dalam darah.
| Baca juga: Makanan Tidak Sehat, dan Beragam Jenisnya |
Kadar asam urat yang tinggi dapat mengendap dan membentuk kristal di sendi yang pada akhirnya menimbulkan peradangan berupa nyeri dan bengkak pada sendi, terutama jari kaki. Gejala ini menandakan adanya penyakit asam urat.
2. Kerusakan hati
Hati sapi memiliki kandungan vitamin A yang sangat tinggi, yaitu sebanyak 13.000 mikrogram. Padahal, batas aman konsumsi vitamin A per hari adalah 10.000 mikrogram. Nah, jika tubuh memperoleh asupan vitamin A berlebih, hal ini dapat mengakibatkan mual, sakit kepala, diare, nyeri sendi dan tulang, pengeroposan tulang, hingga kerusakan hati.
3. Serangan jantung
Hati adalah organ yang memproduksi sekaligus menyimpan kolesterol. Jadi, tidak mengherankan jika kolesterol paling banyak ditemukan dalam organ hati. Kolesterol dalam kadar tinggi dapat menempel pada dinding pembuluh darah dan membentuk timbunan plak. Plak inilah yang membuat dinding arteri menyempit, sehingga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Dengan makan hati sapi seberat 100 gram, Anda sudah mengonsumsi kolesterol sebanyak 400 mg. Jumlah tersebut akan bertambah jika Anda mengonsumi makanan lain yang juga mengandung kolesterol. Padahal, jumlah asupan kolesterol yang disarankan untuk orang dewasa tidak lebih dari 300 mg per hari.
4. Gagal jantung
Mengonsumsi hati sapi secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gagal jantung. Sumbatan plak pada pembuluh darah membuat jantung harus bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Otot jantung kemudian membesar agar bisa memompa lebih kuat. Namun, hal ini justru membuat jantung menjadi lebih lemah hingga tidak mampu lagi memompa darah. Kondisi inilah yang disebut sebagai gagal jantung.
5. Stroke
Selain serangan jantung dan gagal jantung, konsumsi makanan tinggi kolesterol seperti hati sapi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Hal ini terjadi karena adanya penurunan pasokan darah ke otak akibat pembuluh darah yang tersumbat oleh plak, sehingga terjadilah stroke.
6. Bayi terlahir cacat
Konsumsi hati sapi oleh ibu hamil juga sebaiknya dihindari karena kandungan vitamin A dalam hati sapi yang cukup tinggi. Meskipun vitamin A tetap dibutuhkan oleh ibu hamil dan janinnya, kelebihan vitamin A selama kehamilan justru bisa menyebabkan bayi lahir cacat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....