Bijak Bermedia Sosial agar Tak Terjebak Informasi Menyesatkan
- 22 Sep 2026 11:42 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Arus informasi media sosial semakin deras, sehingga masyarakat perlu lebih kritis sebelum mempercayai dan membagikan konten.
Kemkomdigi mengingatkan masyarakat untuk memeriksa informasi, terutama foto dan video yang kembali beredar tanpa konteks waktu.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya meminta masyarakat memeriksa setiap informasi.
“Masyarakat perlu makin kritis terhadap setiap informasi yang diterima,” ujar Fifi dalam keterangan Kemkomdigi.
| Baca juga: Teori-Teori Kontemporer Bisnis Internasional |
Fifi mengingatkan masyarakat tidak langsung mempercayai atau menyebarkan foto maupun video sebelum memastikan sumbernya.
“Jangan langsung mempercayai apalagi menyebarkan foto atau video demonstrasi sebelum memastikan waktu, lokasi, dan sumbernya,” katanya.
Kemkomdigi menyebut konten lama yang kembali diunggah tanpa konteks dapat membentuk persepsi keliru di masyarakat.
Informasi tidak sesuai fakta juga berpotensi memicu kepanikan, memperbesar polarisasi, dan mengganggu ketertiban masyarakat.
Karena itu, masyarakat disarankan memeriksa tanggal unggahan, mencermati sumber, dan membandingkan informasi dengan media kredibel.
Kemkomdigi juga mengingatkan masyarakat menghadapi hoaks, penipuan digital, dan manipulasi konten berbasis kecerdasan artifisial.
Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Molly Prabawaty meminta generasi muda membangun kebiasaan memeriksa informasi.
“Pilih untuk memeriksa sebelum membagikan informasi,” ujar Molly saat menerima Forum Pelajar Indonesia.
Molly juga mengingatkan pengguna agar tidak langsung membagikan informasi yang diterima melalui ruang digital.
“Jadi jangan langsung membagikan, tetapi saring terlebih dahulu sebelum dibagikan,” tegasnya.
Kebiasaan memeriksa informasi menjadi penting karena konten digital kini semakin beragam dan sulit dikenali kebenarannya.
Masyarakat dapat membandingkan informasi dengan sumber resmi, media kredibel, serta keterangan dari lembaga terkait.
Kemkomdigi mengajak masyarakat membangun ruang digital yang informatif, sehat, dan bertanggung jawab.
Sikap kritis sebelum membagikan informasi menjadi langkah sederhana untuk mengurangi penyebaran konten menyesatkan di media sosial. (APS/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....