471 Peserta OMI Lima Puluh Kota Berebut Tiket Terbaik

  • 07 Sep 2026 08:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Sarilamak— Sebanyak 471 peserta dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota. Ajang kompetisi sains dan riset tersebut resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Eri Iswandi, Senin (7/9/2026), di MTsN 3 Lima Puluh Kota.

Pembukaan OMI turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah, pengawas madrasah, kepala madrasah serta ratusan peserta yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi yang digelar secara berjenjang hingga tingkat nasional tersebut.

Dalam arahannya, H. Eri Iswandi menegaskan OMI merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama dalam mengembangkan potensi, kreativitas dan talenta peserta didik, khususnya di bidang sains yang tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman.

“OMI merupakan wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan talenta peserta didik di bidang sains berbasis nilai keislaman,” tegasnya.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tema OMI 2026, yakni “Islam, Sains dan Ekologi Menumbuhkan Talenta Serta Menggerakkan Inovasi Madrasah Untuk Indonesia Maju.”

Ia menyebut OMI diharapkan menjadi salah satu garda terdepan dalam melahirkan generasi unggul yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang muslim.

Selain mengasah kemampuan peserta didik, OMI juga dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah sekaligus memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berprestasi dan kompetitif.

“OMI juga berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah, sehingga dapat memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berprestasi, dan kompetitif di tingkat nasional,” imbuhnya.

Lebih jauh, H. Eri menjelaskan tema OMI 2026 menegaskan bahwa sains dan keislaman merupakan dua entitas yang tidak dapat dipisahkan dalam pendidikan madrasah.

Menurutnya, sejarah telah mencatat banyak ilmuwan Muslim yang mampu memadukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman secara harmonis. Ia mencontohkan Ibnu Sina, Al-Farabi dan Ibnu Rusyd sebagai tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban manusia.

“Peserta didik madrasah harus menguasai sains secara luas tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang muslim,” ujarnya.

Kakan Kemenag kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos dan mengikuti kompetisi tersebut.

“Atas nama pimpinan saya sampaikan selamat dan sukses bagi seluruh peserta. Semoga sukses meraih yang terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lima Puluh Kota, H. Rizki Eka Putra, mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan OMI 2026.

Ia mengungkapkan, tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta, baik pada kategori olimpiade sains maupun riset. Dari total tersebut, 471 peserta mengikuti OMI bidang sains dari jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA. Sementara untuk kategori OMI riset tercatat sebanyak 57 tim.

“Secara umum terjadi lompatan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan OMI, baik pada kegiatan olimpiade maupun kegiatan riset,” ungkap Rizki.

Menariknya, peningkatan partisipasi tidak hanya datang dari madrasah, tetapi juga sekolah umum. Menurut Rizki, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa OMI mulai mendapat tempat sebagai salah satu agenda strategis dalam pengembangan pendidikan nasional.

“Yang paling membahagiakan, peningkatan peserta juga terjadi untuk sekolah umum. Hal tersebut membuktikan OMI telah menjadi agenda strategis pendidikan nasional,” tuturnya.

Kini, ratusan peserta tersebut bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bukan sekadar mengejar prestasi, OMI 2026 diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda Lima Puluh Kota yang mampu menggabungkan kecakapan sains, kreativitas, inovasi dan nilai-nilai keislaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....