Dekan FEBI UIN Bukittinggi Perkuat SDM Pariwisata Syariah Global

  • 29 Jul 2026 14:42 WIB
  •  Bukittinggi

RRi.CO.ID,Bukittinggi – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperkuat kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Coaching Pembekalan Magang Program Studi Pariwisata Syariah yang digelar pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa sebelum memasuki dunia industri pariwisata. Menariknya, coaching tersebut juga melibatkan enam mahasiswa Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang sedang mengikuti program reciprocal internship di UIN Bukittinggi. Kehadiran mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia dalam satu forum pembelajaran menjadi ruang berbagi pengalaman, pengetahuan, sekaligus memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan pariwisata syariah di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Program Studi Pariwisata Syariah UIN Bukittinggi, Dewi Manda Anggraini, mengatakan pembekalan magang dirancang untuk menjembatani kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan nyata dunia industri yang terus berkembang.

"Magang merupakan fase penting dalam proses pembelajaran. Melalui coaching ini mahasiswa dibekali pemahaman mengenai standar pelayanan, tata kelola destinasi, regulasi halal, serta etika profesional sehingga mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memberikan kontribusi nyata di tempat magang," ujarnya.

Ia menjelaskan, industri pariwisata syariah saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi multidisipliner. Tidak hanya memahami aspek pelayanan dan pengelolaan destinasi wisata, tetapi juga menguasai prinsip-prinsip syariah yang menjadi karakter utama sektor tersebut.

Pada sesi pembekalan, narasumber Faizal Zulfi memaparkan perkembangan industri pariwisata syariah beserta tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim. Ia menekankan pentingnya penguasaan standar pelayanan halal, halal assurance system, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari transformasi industri pariwisata modern.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Aidil Alfin, M.Ag., menegaskan bahwa program magang merupakan bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.

"Magang tidak boleh dipandang sekadar pemenuhan kewajiban akademik. Ini adalah proses pembentukan kompetensi profesional. Karena itu, mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari praktik industri, mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, dan memperluas wawasan global. Kehadiran mahasiswa UKM dalam coaching ini juga memperkaya proses pembelajaran karena membuka ruang pertukaran pengalaman dan perspektif antarnegara," katanya.

Menurutnya, internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga melalui proses pembelajaran bersama yang memungkinkan terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan, budaya, serta praktik-praktik terbaik di bidang pariwisata.

Melalui kegiatan coaching ini, FEBI UIN Bukittinggi berharap mahasiswa memiliki kesiapan akademik, profesional, serta kemampuan adaptasi yang kuat sebelum memasuki dunia kerja. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga semakin mempertegas komitmen Program Studi Pariwisata Syariah UIN Bukittinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta memiliki perspektif global di tengah pesatnya perkembangan industri pariwisata syariah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....