RRI.CO.ID,Bukittinggi - Rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi resmi berakhir pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup oleh Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., di Gedung Student Center UIN Bukittinggi.
Penutupan PBAK 2026 diikuti oleh seluruh mahasiswa baru, jajaran pimpinan universitas, panitia, organisasi mahasiswa (Ormawa), serta para mentor. Berakhirnya kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Hari terakhir PBAK diawali dengan Salat Subuh berjamaah dan Khatam Al-Qur’an yang diikuti oleh 1.771 mahasiswa baru. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru berhasil menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara bersama-sama dengan capaian sekitar 59 kali khatam.
Selain kegiatan keagamaan, mahasiswa baru juga mendapatkan kesempatan mengenal lebih dekat berbagai organisasi mahasiswa yang berada di lingkungan UIN Bukittinggi. Pengenalan Ormawa tersebut bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai berbagai wadah pengembangan minat, bakat, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan berorganisasi selama menjalani pendidikan di kampus.
Sampai pada acara penutupan PBAK tahun 2026 yang ditandai dengan pelepasan tanda peserta PBAK dan juga pemasangan Almamater oleh Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si. yang ,menandakan bahwa semua peserta PBAK sudah resmi menjadi bahagian dari mahasiwa UIN Bukittinggi dan siap mengawali perjalanan akademik di Kampus UIN Bukittinggi.
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian PBAK dengan penuh semangat dan antusias.
“Puji syukur kita ucapkan kepada Allah SWT. Pada hari ini kita telah menyelesaikan seluruh agenda PBAK Tahun 2026 dengan lancar dan teratur. Selamat kepada saudara semua yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Bukittinggi. Ini merupakan langkah awal dari perjalanan akademik saudara semua di kampus ini,” ujar Rektor.
Rektor juga menegaskan bahwa pelaksanaan PBAK tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai yang menjadi dasar pembentukan karakter mahasiswa. Hal tersebut sejalan dengan tema PBAK 2026, “Kampus Berdampak: Cinta Sebagai Landasan, Moderasi Sebagai Karakter, Digital Sebagai Peradaban.”
“Saya berbangga pada hari ini kita semua dapat menjalankan PBAK dengan baik. Kita berharap tema yang diusung tahun ini dapat benar-benar terealisasi. Mudah-mudahan dengan memilih UIN Bukittinggi, saudara semua dapat berkomitmen memegang teguh cinta sebagai landasan, menjadikan moderasi sebagai karakter diri, serta menguasai teknologi digital untuk memajukan peradaban sehingga dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat di masa depan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof. Silfia berharap mahasiswa baru yang telah mendapatkan berbagai bekal akademik, keagamaan, dan kemahasiswaan selama PBAK mampu berkembang menjadi generasi intelektual yang memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Kami berharap saudara semua nantinya menjadi intelektual dan tokoh-tokoh besar yang lahir dari Kampus UIN Bukittinggi. Kami titipkan UIN Bukittinggi di tangan saudara semua untuk terus maju dan berkembang, menghasilkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik, serta tetap memiliki pengetahuan agama yang unggul,” pungkas Rektor.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas peserta selama mengikuti PBAK, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan kepada mahasiswa baru, kelompok, maupun mentor terbaik dalam berbagai kategori.
Penghargaan tersebut meliputi King dan Queen of PBAK 2026, yang diberikan berdasarkan kecerdasan, keaktifan, jiwa sosial, dan akhlak; Kelompok Terbaik, berdasarkan kekompakan dan semangat dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan; serta Kakak Mentor Terbaik, atas kedisiplinan, keramahan, dan kesabaran dalam membimbing mahasiswa baru.
Selain itu, penghargaan juga diberikan untuk Video Kelompok Terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam mendokumentasikan kegiatan PBAK, serta Atribut PBAK Terbaik yang dinilai berdasarkan kreativitas peserta dalam menciptakan atribut yang menarik dan unik.
Dengan berakhirnya PBAK 2026, seluruh mahasiswa baru diharapkan mampu melanjutkan langkahnya di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan semangat belajar, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan moderasi, aktif berorganisasi, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara bijak untuk menghasilkan karya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)


