Mailiza Fitria Toreh Sejarah, Doktor Pertama Ilmu Syariah UIN Bukittinggi

  • 22 Agt 2026 21:56 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali mencatat sejarah akademik dengan menyelenggarakan ujian terbuka promosi doktor pertama bagi mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Syariah. Ujian tersebut diikuti oleh Mailiza Fitria pada Kamis (20/8/2026), yang dilaksanakan secara luring di Smart Room Gedung Pascasarjana UIN Bukittinggi dan secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Ujian terbuka promosi doktor ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., selaku Ketua Sidang. Turut hadir tim penguji yang terdiri atas akademisi dan pakar di bidangnya, yakni Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, Lc., M.A., Prof. Dr. H. Busyro, M.Ag., Prof. Dr. Noviardi, M.Ag., Prof. Dr. H. Nunu Burhanuddin, Lc., M.Ag., dan Dr. Syaiful Amin, M.Ag.

Dalam ujian tersebut, promovenda Mailiza Fitria mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rasionalitas Hukum Imam Al-Tabari Tentang Kepemimpinan Perempuan Sebagai Imam dan Khatib: Telaah Ta’lil Al-Ahkam dan Maqashid Al-Syari’ah dalam Ijtihad Progresif.”

Disertasi tersebut diuji secara daring oleh Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, Lc., M.A., Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selanjutnya, Mailiza Fitria mengikuti sesi tanya jawab dan pendalaman materi bersama tim penguji lainnya.

Dok. Pemaparan Disertasi oleh Promovenda pada ujian Terbuka Promosi Doktor S3 Ilmu Syariah

Setelah melalui rangkaian pemaparan, pengujian, serta diskusi ilmiah yang mendalam, tim penguji melaksanakan sidang tertutup untuk menentukan hasil akhir. Berdasarkan hasil musyawarah tim penguji, disertasi yang dipresentasikan Mailiza Fitria dinyatakan layak dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Dengan demikian, Mailiza Fitria dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Doktor pada Program Studi S3 Ilmu Syariah, sekaligus menjadi doktor pertama yang dilahirkan oleh Program Studi S3 Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas capaian tersebut. Ia berharap gelar dan hasil penelitian yang diraih Mailiza Fitria dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat.

“Kami atas nama pimpinan dan tim penguji mengucapkan selamat atas pencapaian gelar Doktor Saudari Mailiza Fitria. Semoga disertasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan di tengah masyarakat. Pengukuhan ini merupakan titik awal dalam pengembangan intelektual yang lebih luas. Kami juga berharap Saudari tetap menjaga komunikasi dengan UIN Bukittinggi serta terus mengharumkan nama almamater,” ujar Rektor.

Prof. Silfia juga menekankan bahwa keberhasilan Mailiza Fitria sebagai doktor pertama pada Program Studi S3 Ilmu Syariah merupakan capaian penting sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan tradisi akademik dan penelitian di bidang ilmu syariah.

“Sebagai Doktor Ilmu Syariah pertama, Saudari Mailiza Fitria diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi lahirnya doktor-doktor berikutnya pada Program Studi S3 Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Bukittinggi,” tambahnya.

Capaian tersebut menjadi momentum bersejarah bagi Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Lahirnya doktor pertama dari Program Studi S3 Ilmu Syariah tidak hanya menjadi kebanggaan bagi almamater, tetapi juga menegaskan komitmen UIN Bukittinggi dalam memperkuat budaya akademik, penelitian, dan pengembangan keilmuan Islam.

Dengan terlaksananya ujian terbuka promosi doktor ini, Pascasarjana UIN Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang memiliki kapasitas keilmuan dan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan serta kehidupan masyarakat. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....