Wali Kota Bukittinggi Buka Pelatihan 54 Calon Paskibraka 2026

  • 20 Jul 2026 20:53 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan bagi 54 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tahun 2026.

Acara pembukaan pembekalan karakter dan kepemimpinan pemuda ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi di Balairung Rumah Dinas Wali Kota pada Senin (20/7/2026).

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bukittinggi, Nenta Oktavia, mengungkapkan bahwa seluruh peserta yang lolos merupakan hasil penyaringan ketat dari berbagai satuan pendidikan menengah.

Sebanyak 54 pelajar terpilih ini terdiri dari 28 putra dan 26 putri terbaik yang diproyeksikan bertugas dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kota.

"Pendidikan dan latihan resmi berlangsung mulai 21 Juli hingga 15 Agustus 2026. Seluruh calon Paskibraka akan memasuki karantina 'Desa Bahagia' pada 8 sampai 18 Agustus, sebelum akhirnya dikukuhkan secara resmi oleh Bapak Wali Kota pada 15 Agustus mendatang," tutur Nenta.

Ia menambahkan, program penggalangan wawasan kebangsaan ini tidak hanya berfokus pada fisik semata. Para peserta dibekali penguatan Ideologi Pancasila, kepemimpinan, kepribadian, tata upacara bendera, serta ketahanan mental dan kedisiplinan.

Untuk memaksimalkan potensi peserta, Pemko Bukittinggi melibatkan instruktur gabungan dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), tim medis, hingga psikolog profesional.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menekankan pentingnya pembentukan jiwa kebangsaan bagi generasi muda penentu masa depan bangsa.

Didampingi Sekretaris Daerah Rismall Hadi, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan tim pelatih yang terlibat.

"Pelatihan ini dirancang untuk melahirkan calon pemimpin muda yang berintegritas, berjiwa patriot, dan memiliki daya saing tinggi. Menjadi bagian dari Paskibraka di Bukittinggi memiliki nilai sejarah yang sangat istimewa," tegas Ramlan.

Lebih jauh Wali Kota mengingatkan sejarah emas Kota Bukittinggi yang pernah menduduki peran vital dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Nilai historis ini yang diharapkan menjadi pelecut semangat bagi para anggota Paskibraka terpilih.

"Hanya ada tiga kota di Indonesia yang mencatatkan sejarah pengibaran Bendera Pusaka pada Detik-Detik Proklamasi, yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Bukittinggi sebagai mantan ibu kota negara. Kalian harus bangga mendapatkan kesempatan langka mengibarkan Sang Saka Merah Putih di kota bersejarah ini," tambahnya.

Di akhir agenda, Wali Kota Bukittinggi secara simbolis turut melepas tiga pelajar terbaik daerah yang melenggang ke tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Ketiga siswa berprestasi tersebut adalah Fajar Jantan Padang Balak Harahap (SMAN 2 Bukittinggi), Siti Zahira Wadi (SMAN 1 Bukittinggi), serta Keysha Epprilya Fashla (SMAN 5 Bukittinggi).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....