Ancaman Mikroplastik bagi Kesehatan Manusia

  • 07 Jun 2026 20:40 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil, umumnya kurang dari 5 milimeter, yang berasal dari pecahan sampah plastik atau produk tertentu. Keberadaan mikroplastik di lingkungan semakin meningkat dan menjadi ancaman bagi kesehatan manusia serta ekosistem.

Sampah plastik yang dibuang ke sungai, danau, maupun laut akan mengalami proses pelapukan akibat sinar matahari, gelombang, dan gesekan. Proses tersebut memecah plastik menjadi partikel-partikel kecil yang dikenal sebagai mikroplastik.

Mikroplastik dapat masuk ke rantai makanan dimulai dari organisme perairan berukuran kecil seperti plankton. Karena ukurannya menyerupai makanan alami, partikel plastik sering kali tertelan tanpa dapat dibedakan oleh organisme tersebut.

Setelah dikonsumsi plankton, mikroplastik berpindah ke tingkat trofik berikutnya melalui proses pemangsaan. Ikan kecil yang memakan plankton akan menelan mikroplastik, kemudian ikan yang lebih besar juga dapat mengonsumsinya.

Proses perpindahan ini menyebabkan akumulasi mikroplastik dalam rantai makanan. Semakin tinggi posisi suatu organisme dalam rantai makanan, semakin besar kemungkinan terjadinya penumpukan partikel plastik di dalam tubuhnya.

Manusia dapat terpapar mikroplastik melalui konsumsi ikan, kerang, udang, dan berbagai hasil laut lainnya. Selain dari makanan laut, mikroplastik juga ditemukan dalam air minum, garam, serta beberapa produk pangan yang terkontaminasi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik berpotensi membawa bahan kimia berbahaya seperti zat aditif plastik dan polutan yang menempel pada permukaannya. Jika terakumulasi dalam tubuh manusia dalam jangka panjang, partikel tersebut diduga dapat memengaruhi sistem pencernaan, sistem imun, dan kesehatan secara keseluruhan.

Untuk mengurangi ancaman mikroplastik, diperlukan upaya bersama dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan pengelolaan sampah. Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, mendaur ulang plastik, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting dalam memutus masuknya plastik ke rantai makanan manusia. (SG/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....