Ngaku Aja, Kita Suka Horor! Ini Alasan Ilmiahny
- 18 Jun 2026 09:57 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang mengaku takut horor, tetapi tetap menikmatinya. Fenomena ini menjadi perhatian dalam kajian psikologi modern.
Rasa takut saat menonton horor sebenarnya memicu reaksi tubuh tertentu. Jantung berdebar dan adrenalin meningkat secara signifikan.
Menurut penelitian dari Frontiers in Psychology, sensasi ini mirip dengan pengalaman menyenangkan lainnya. “Adrenalin dapat menciptakan sensasi yang membuat ketagihan,” tulis peneliti.
Selain itu, horor memberi pengalaman aman dalam menghadapi ketakutan. Penonton tahu bahwa ancaman tersebut tidak nyata.
Psikolog menyebut kondisi ini sebagai safe fear. Ketakutan terasa intens, namun tetap dalam batas aman.
Menurut studi dari Aarhus University, penonton horor menikmati keseimbangan antara takut dan nyaman. “Pengalaman ini memberi sensasi optimal,” tulis laporan tersebut.
Faktor lain adalah rasa penasaran terhadap hal yang tidak diketahui. Manusia cenderung ingin memahami sesuatu yang misterius.
Hal ini membuat film dan cerita horor selalu memiliki penggemar. Ketidakpastian justru menjadi daya tarik utama.
Menurut laporan dari American Psychological Association, manusia tertarik pada hal misterius karena dorongan kognitif. “Rasa ingin tahu mendorong eksplorasi,” tulis mereka.
Selain itu, menonton horor sering menjadi aktivitas sosial. Orang menikmati pengalaman tersebut bersama teman atau keluarga.
Reaksi kaget dan tertawa bersama memperkuat hubungan sosial. Hal ini membuat pengalaman horor terasa lebih menyenangkan.
Akhirnya, ketertarikan pada horor adalah kombinasi reaksi biologis dan psikologis. Tidak heran jika banyak orang diam-diam menyukainya. (APS)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....