Menanam Benih Al-Quran bagi Generasi Muda Payakumbuh
- 24 Apr 2026 08:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Payakumbuh - Suasana haru dan khidmat menyelimuti kompleks Masjid Mubarak Tiaka, Payakumbuh, pada Kamis malam, 23 April 2026. Sebanyak 59 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Raudhatul Jannah tampak duduk bersila dengan rapi.
Wajah-wajah mereka memancarkan sisa perjuangan selama empat hari, tepatnya pada 20-23 April 2026, dalam mengikuti kegiatan Daurah Quran.
Acara penutupan ini menjadi puncak dari rangkaian pendalaman wahyu ilahi yang mereka jalani.
Di antara para peserta, tampak hadir pula para guru pembina, orang tua murid yang tak henti-hentinya menatap bahagia, serta para jamaah masjid yang turut memberikan dukungan moral.
Kalimat Thoyyibah yang Mengakar Kuat
Puncak acara ditandai dengan kehadiran Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Payakumbuh, Ustadz Dr. H. Irwandi Nashir. Dalam ceramah pendidikannya, beliau mengajak audiens merenungkan kedudukan Al-Quran.
"Apa yang diwahyukan Allah Ta'ala di dalam Al-Quran adalah kalimat-kalimat thoyyibah (kalimat yang baik). Kalimat-kalimat agung ini bersifat mukjizat, tak akan pernah mampu ditandingi oleh kepandaian manusia sedahsyat apa pun," tegas Ustadz Irwandi Nashir yang juga dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Bukittinggi di hadapan hadirin.
Beliau kemudian membacakan dan menguraikan intisari Surat Ibrahim ayat 24-25. Ustadz Irwandi menjelaskan bahwa kalimat thoyyibah itu ibarat pohon yang baik; akarnya menghunjam kuat ke bumi dan cabangnya menjulang tinggi ke langit.
"Anak-anakku, jadikan Al-Quran sebagai akar dalam kehidupan kalian. Jika kalian memegang teguh kalimat Allah, kalian akan menjadi pribadi yang kokoh, berbuah kebaikan di mana pun berada, dan memberikan naungan keberkahan bagi orang banyak, sebagaimana pohon yang tak pernah berhenti memberi manfaat atas izin Rabb-nya," pesannya dengan nada lembut namun mendalam.
Apresiasi untuk Sinergi Kebajikan
Kepala Sekolah SMP Raudhatul Jannah, Ersis Warman, SHI, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, daurah ini bukan sekadar menghafal ayat, melainkan upaya menanamkan karakter Qurani.
"Kami sangat bersyukur. Melihat semangat anak-anak selama empat hari ini memberikan harapan besar bahwa masa depan mereka akan diterangi oleh cahaya wahyu. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini," ungkap Ersis dengan haru.
Kesuksesan Daurah Quran ini tak lepas dari kedermawanan pihak lain. Dalam acara tersebut, turut hadir pula pendiri Masjid Mubarak Tiaka, H. Eri. Beliau telah menunjukkan dukungan nyata dengan menyediakan fasilitas penginapan gratis selama empat hari penuh bagi para pelajar. Bagi H. Eri, memfasilitasi penuntut ilmu Al-Quran adalah investasi jangka panjang yang nilainya melampaui hitungan duniawi.
Daurah pun resmi ditutup, namun gema kalimat thoyyibah yang ditanamkan dalam sanubari para siswa SMP Raudhatul Jannah diharapkan akan terus berakar, tumbuh, dan berbuah manis sepanjang hayat mereka di kota Payakumbuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....