Bangun Usaha Produktif, Dinas Perikanan 50 Kota Tingkatkan Kapasitas Pokdakan
- 18 Sep 2026 01:29 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Lima Puluh Kota - Dinas Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota terus mendorong peningkatan kapasitas Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) agar mampu mengembangkan usaha secara produktif, berkualitas, dan mengikuti perkembangan teknologi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop bertajuk “Peningkatan Kompetensi Pembudidayaan Ikan Menuju Usaha Perikanan Unggul dan Digital” yang digelar bagi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Rawa Mas Andaleh, pada Selasa 8 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Kelompok Perikanan Rawa Mas Andaleh tersebut dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota, Loly Oktaria, S.Pi., M.M., Statistisi Ahli Muda Maria Andesti, S.Pi., staf Balai Benih Ikan (BBI) Nurkholid, S.Pi., Penyuluh Perikanan Pokdakan Rawa Mas Andaleh Septia Irnawati, S.Pi., Aji Bayu Trisna, serta jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Workshop juga menghadirkan narasumber secara daring melalui Zoom, yakni Audi Nurtania, A.Md., S.I.Kom., yang merupakan Digital Marketing & Social Media Specialist.
Dalam arahannya, Loly Oktaria mendorong anggota Kelompok Rawa Mas Andaleh untuk tetap bersemangat menjalankan kegiatan pembenihan, meskipun saat ini masih menghadapi kendala ketersediaan air untuk kegiatan perikanan di Nagari Andaleh.
Menurutnya, budidaya perikanan memiliki sejarah penting bagi masyarakat Andaleh. Bahkan, pada masa lalu, hasil budidaya ikan gurami menjadi salah satu sumber pendapatan yang membantu masyarakat membiayai pendidikan anak-anak mereka.
| Baca juga: Ikuti Rakor dengan Provinsi Sumbar |
“Anak-anak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dulu kita sekolahkan, dan kita kuliahkan dari hasil budidaya perikanan gurami. Andaleh dulu sangat terkenal akan hasil perikanannya, sehingga dijuluki dengan slogan Andaleh Panjua Anak. Anak apa? Ya, anak ikan tentunya,” ujar Loly saat dikonfirmasi, Jumat 18 September 2026.
Ia berharap bantuan sumur bor dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari PT. Sarana Multi Infrastruktur melalui Yayasan Filantropi Djiwa Bhoomi dapat menjadi penunjang bagi kelompok untuk kembali mengembangkan kegiatan pembenihan.
Loly juga mengingatkan pengurus dan anggota kelompok agar menjaga kekompakan serta menghindari perpecahan.
| Baca juga: Wabup Tinjau Sentra IKM Tomat dan Cabai |
“Dengan adanya bantuan sumur bor serta pembangkit listrik tenaga surya dari PT. Sarana Multi Infrastruktur melalui Yayasan Filantropi Djiwa Bhoomi, kepengurusan Rawa Mas Andaleh semakin kompak. Jangan sampai terjadi perpecahan di antara kita. Mudah-mudahan ke depannya anggota bertambah dan kita semakin maju serta berkembang,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Loly turut menyampaikan apresiasi kepada Aji Bayu Trisna yang dinilai berperan dalam menghubungkan kelompok dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur melalui Yayasan Filantropi Djiwa Bhoomi hingga terealisasinya pembangunan sekretariat kelompok.
Ia berharap keberadaan sekretariat, sumur bor, dan PLTS dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung aktivitas kelompok, termasuk kegiatan pembenihan ikan.
“Berkat upaya dan kerja keras Saudara Aji yang telah menjalin komunikasi dengan pihak yayasan, bangunan sekretariat ini dapat dibangun dan kita manfaatkan untuk kegiatan kelompok. Kita juga mendapatkan PLTS dan sumur bor. Semoga dengan adanya bantuan ini kelompok bisa kembali beternak ikan, melakukan pembenihan, serta menghasilkan bibit gurami yang unggul dan bibit ikan lainnya,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....