IKM Bengkulu Jelajahi Budaya Tanah Datar, Dorong Promosi Wisata dan UMKM
- 14 Sep 2026 10:06 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar - Sebanyak 105 anggota Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Bengkulu mengunjungi Kabupaten Tanah Datar. Kunjungan bertujuan mengenal budaya Minangkabau sekaligus melihat potensi wisata dan ekonomi daerah.
Rombongan disambut Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam kegiatan silaturahmi di Gedung Indojolito, Batusangkar, Sabtu, 12 September 2026. Mereka dijadwalkan menyaksikan sejumlah atraksi budaya, seperti Pacu Jawi di Parambahan dan Alu Katentong di Padang Laweh.
Ketua Harian IKM Provinsi Bengkulu, Alboy Nofebra Bagindo Sutan, mengatakan kunjungan mempererat hubungan perantau dengan kampung halaman. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan melihat langsung tradisi dan budaya Tanah Datar.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus melihat langsung budaya dan tradisi yang ada di Tanah Datar. Ini menjadi pengalaman yang nantinya bisa kami ceritakan dan promosikan,” katanya.
Alboy mengatakan kunjungan berbasis budaya berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Rombongan juga dapat membeli kerajinan, kuliner, dan produk UMKM khas Tanah Datar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menghidupkan UMKM. Ibu-ibu dan Bundo Kanduang yang datang tentu akan melihat dan membeli produk seni maupun kerajinan khas Tanah Datar,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan tersebut dapat menjadi sarana promosi melalui informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Ia berharap semakin banyak perantau tertarik mengunjungi Tanah Datar.
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengatakan kegiatan itu menjadi peluang memperkenalkan Tanah Datar sebagai pusat kebudayaan Minangkabau.
Menurut Ahmad Fadly, Tanah Datar memiliki potensi wisata berbasis budaya yang lengkap. Potensi tersebut meliputi tradisi, sejarah, kerajinan, hingga kuliner khas di setiap nagari.
“Tanah Datar bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga memiliki tradisi, kerajinan dan kuliner yang sangat beragam. Bahkan rendang saja memiliki banyak jenis dan kekhasan di setiap daerah,” katanya.
Ahmad Fadly berharap para perantau membawa informasi mengenai potensi Tanah Datar kepada keluarga dan masyarakat di Bengkulu. Kunjungan tersebut diharapkan mendorong pariwisata sekaligus memberi dampak terhadap UMKM dan perekonomian masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Husbul Wathon Malin Basa, mengatakan ketertarikan rombongan terhadap budaya Tanah Datar cukup tinggi. Informasi mengenai tradisi yang ditemui juga telah dibagikan ke sejumlah grup komunitas IKM di Bengkulu.
“Banyak yang tertarik dengan kekayaan budaya yang ada di sini. Kami ingin apa yang kami lihat dan pelajari ini nantinya juga dikenal oleh perantau lainnya,” katanya.
Ia berharap informasi tersebut juga dapat menjangkau wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara. Dengan demikian, kekayaan budaya Tanah Datar semakin dikenal dan berpotensi menarik lebih banyak kunjungan.
Selain agenda wisata budaya, rombongan menyiapkan bantuan sosial untuk masyarakat di Parambahan dan Padang Laweh. Bantuan diserahkan melalui pemerintah nagari kepada warga yang membutuhkan, termasuk anak yatim piatu.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap kunjungan serupa dapat terus dilakukan dan berkembang menjadi kerja sama. Kerja sama tersebut mencakup bidang pariwisata, pertanian, serta sektor ekonomi lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....