Kunjungi Pacu Jawi hingga Alue Katentong

  • 14 Sep 2026 09:59 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar - Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyambut rombongan Bundo Kanduang IKM Provinsi Bengkulu dan perantau. Penyambutan berlangsung di Indojolito Batusangkar, Sabtu, 12 September 2026.

Rombongan berjumlah 105 orang dan bersilaturahmi bersama Wakil Bupati Tanah Datar. Mereka juga berencana mengunjungi alek anak nagari Pacu Jawi dan budaya Alua Katentong.

Panitia Pelaksana Husbul Wathon menyampaikan terima kasih atas sambutan Wakil Bupati bersama jajaran. Ia mengaku bangga rombongan dapat diterima dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Kami tidak menyangka sambutan akan seperti ini. Alhamdulillah dan terima kasih Pak Wabup, semoga silaturahmi semakin baik ke depan,” ujarnya.

Ketua Harian IKM Provinsi Bengkulu Alboy Nofebra juga mengapresiasi sambutan Wakil Bupati bersama jajaran. Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengenal wisata adat dan budaya Tanah Datar.

“Kunjungan kami selain bersilaturahmi, juga mengunjungi beberapa lokasi wisata adat dan budaya. Kami akan mengunjungi alek nagari Pacu Jawi dan Alua Katentong,” ujarnya.

Alboy mengatakan kedua potensi wisata tersebut menjadi daya tarik bagi rombongan untuk dikunjungi. Rombongan juga berencana membawa bantuan sebagai buah tangan bagi masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, berkat komunikasi dan kerja keras ketua pelaksana, kami akan disambut dengan baik. Insya Allah, kami juga membawa bantuan untuk masyarakat di dua lokasi tersebut,” ujarnya.

Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan kebahagiaan atas kunjungan Bundo Kanduang dan IKM Provinsi Bengkulu. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Tentu menjadi kebanggaan bagi kami, IKM dari berbagai wilayah Sumbar mengunjungi Tanah Datar. Mereka datang untuk menyaksikan langsung potensi wisata di daerah kami,” ujarnya.

Ahmad Fadly mengatakan Pacu Jawi dan Alua Katentong merupakan sebagian kecil potensi wisata Tanah Datar. Menurutnya, daerah tersebut masih memiliki ratusan potensi wisata lainnya yang menarik dikunjungi.

Ia menyebut Nagari Tuo Pariangan sebagai salah satu destinasi yang memiliki nilai sejarah dan budaya Minangkabau. Nagari tersebut memiliki berbagai peninggalan sejarah, potensi UMKM, dan kuliner yang dapat dinikmati wisatawan.

“Kami juga memiliki Nagari Tuo Pariangan yang menurut tambo merupakan asal-usul masyarakat Minangkabau. Di sana terdapat berbagai bukti sejarah yang dapat dikunjungi,” ungkapnya.

Ahmad Fadly juga menyebut kuburan panjang Tantejo Gurhano sebagai salah satu peninggalan sejarah di Nagari Tuo Pariangan. Selain sejarah, potensi UMKM dan kuliner setempat dinilai layak menjadi daya tarik wisata.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, lanjutnya, menjadikan perantau sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Perantau dinilai memiliki berbagai potensi yang dapat membantu pembangunan kampung halaman.

“Karena itu, saya mengajak bapak dan ibu perantau menanamkan investasi di Tanah Datar. Kami siap memfasilitasi investasi yang akan dilakukan,” ujarnya.

Ahmad Fadly juga menyampaikan terima kasih kepada perantau IKM Provinsi Bengkulu atas bantuan saat bencana. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana.

“Terima kasih atas bantuan perantau di Provinsi Bengkulu saat terjadi bencana. Semoga bantuan tersebut mendapat balasan pahala dari Allah SWT,” pungkasnya.

Ia berharap bantuan tersebut semakin mempererat hubungan antara perantau IKM Provinsi Bengkulu dan masyarakat Tanah Datar. Silaturahmi yang telah terjalin diharapkan terus berkembang dan semakin baik ke depan.

(dvd/ans)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....