Sekolah Rakyat Tanjung Alam Buka Peluang Usaha bagi Masyarakat
- 11 Agt 2026 09:52 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, diproyeksikan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi ribuan anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan operasional sekolah berkapasitas 3.000 siswa tersebut dinilai bakal menciptakan peluang usaha baru di kawasan sekitar.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan bahwa kebutuhan logistik harian peserta didik, seperti pasokan bahan pangan hingga jasa pendukung, akan menyerap komoditas dan tenaga kerja lokal secara signifikan.
"Seperti pengadaan telur, daging, ayam, sayuran, beras serta kebutuhan makan dua atau tiga kali sehari bahkan tukang cukur pun mesti tersedia cukup. Tidak hanya itu, kunjungan orang tua ke sekolah tiap hari juga memicu peredaran uang, sebagai penambah belanja sembako. Ini pada gilirannya segera menggerakkan roda perekonomian masyarakat," kata Eka Putra pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar saat ini tengah mempercepat proses persiapan pembangunan lahan seluas 23 hektare agar proyek fisik dapat segera dilaksanakan oleh Kementerian PU. Lahan tersebut merupakan hibah dari keluarga besar Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, kepada Pemkab Tanah Datar.
Bupati Eka Putra juga berharap COO Danantara dapat melakukan kunjungan kerja ke Tanah Datar dalam waktu dekat guna melangsungkan peletakan batu pertama (groundbreaking) Sekolah Rakyat sekaligus meresmikan hunian tetap terpadu di Nagari Rambatan yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya.
Secara nasional, sebanyak 182 Sekolah Rakyat telah beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dengan total peserta didik mencapai sekitar 45 ribu siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA. Pembangunan fasilitas di Nagari Tanjung Alam kelak diproyeksikan menjadi kompleks Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia, melampaui kapasitas gedung permanen pada umumnya yang rata-rata menampung 2.000 hingga 2.500 siswa. (Et/Sgl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....