Festival Minangkabau 2026 Sukses
- 01 Jul 2026 08:35 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Festival Minangkabau (FM) 2026 yang menjadi puncak dari rangkaian Program Unggulan (Progul) Satu Nagari Satu Event resmi berakhir dengan sukses. Alek gadang yang dihelat selama empat hari berturut-turut ini tidak hanya andal menjadi benteng pelestarian budaya, melainkan juga sukses memacu perputaran ekonomi kreatif serta mendongkrak angka kunjungan wisata secara masif ke Kabupaten Tanah Datar.
Kesuksesan tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat menutup secara resmi perhelatan Festival Minangkabau 2026 di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar.
Prosesi penutupan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ahmad Fadly, jajaran Forkopimda Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Ketua TP-PKK Ny. Lise Eka Putra, Ketua GOW Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, para camat, serta disaksikan oleh ribuan masyarakat yang memadati area utama.
Rangkaian festival yang diawali dari kemegahan Istano Basa Pagaruyung tersebut ditutup dengan suguhan apik pentas tari kolosal, pementasan drama teatrikal, hiburan dari deretan artis papan atas Minang, serta perputaran transaksi di area bazar yang diisi oleh sekitar 100 pelaku UMKM kuliner spesifik Luhak Nan Tuo.
Bupati Eka Putra mengungkapkan, Festival Minangkabau berhasil mempertahankan posisinya dengan menembus kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI untuk keenam kalinya. Pencapaian ini mempertegas peran festival sebagai ruang konsolidasi emosional pemersatu masyarakat Minangkabau, baik yang berada di ranah (kampung halaman) maupun di rantau.
"Berdasarkan instrumen data laporan panitia, grafik kunjungan wisata ke Istano Basa Pagaruyung selama festival menyentuh angka sekitar 5.000 orang, sedangkan pergerakan pengunjung ke 100 stan UMKM di Lapangan Cindua Mato mencapai sekitar 4.000 orang. Ini capaian luar biasa yang membuktikan festival mendapat tempat di hati publik dan efektif memberikan hiburan bermutu," ujar Bupati.
Menatap proyeksi ke depan, Bupati menegaskan Festival Minangkabau akan terus digulirkan secara berkelanjutan dengan target performa pada edisi 2027 mampu melahirkan efek domino (multiplier effect) yang jauh lebih besar. Kebijakan kultural ini terbukti nyata memicu akselerasi pertumbuhan sanggar seni, stimulasi naik kelas UMKM, serta menghidupkan kembali khazanah tradisi dan kuliner lawas Minangkabau yang hampir punah.
Pada momentum tersebut, Bupati juga melayangkan piagam apresiasi kepada seluruh elemen sponsor, baik jajaran BUMN, BUMD, maupun sektor swasta, serta para kreator konten, pegiat pariwisata, institusi media, dan tim kreatif yang solid mengawal kesuksesan agenda makro daerah ini.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Tanah Datar, Inhendri Abbas, mengonfirmasi bahwa seluruh kluster kegiatan—mulai dari pawai budaya, prosesi makan bajamba, pertunjukan seni budaya, fashion show, pameran desa wisata, hingga Kongres dan Seminar Bundo Kanduang Sedunia III—terlaksana dalam koridor aman, tertib, dan terkendali. Sektor pariwisata terbukti kokoh menjadi pilar andalan pemerintah daerah dalam mengatrol kesejahteraan ekonomi masyarakat bawah. (hp/hr/rhn)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....