Percepat Layanan, Pemko Payakumbuh Kuatkan SAKIP Berbasis AI
- 11 Jun 2026 09:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh mempercepat langkah penguatan akuntabilitas birokrasi melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada evaluasi kinerja instansi. Agenda strategis untuk menyongsong transformasi digital dari KemenPANRB ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Rabu, 10 Juni 2026.
Rida Ananda saat membacakan arahan Wali Kota Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas raihan predikat SAKIP Kota Payakumbuh yang sukses mempertahankan nilai BB dari 76,01 naik menjadi 76,31. Kendati mencatatkan tren positif, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap diinstruksikan segera membenahi penyelarasan dokumen perencanaan anggaran agar lebih tepat sasaran.
“Capaian ini patut disyukuri karena menunjukkan komitmen seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki kualitas kinerja pemerintahan. Namun, berbagai rekomendasi hasil evaluasi tetap harus ditindaklanjuti agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat,” kata Rida Ananda di Ruang Pertemuan Riza Falepi.
Ia menambahkan, kesiapan teknologi komputasi ini diproyeksikan memangkas durasi telaah dokumen administrasi yang semula memakan waktu dua pekan menjadi dua hari saja. Efisiensi tersebut diyakini akan mempercepat proses pengambilan kebijakan berbasis data riil demi mendongkrak performa pelayanan publik di lapangan.
“Akuntabilitas bukan sekadar pemenuhan administrasi. Akuntabilitas adalah memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan pemerintah mampu menghasilkan manfaat nyata, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya memaparkan esensi tata kelola keuangan.
Penguatan SAKIP terbukti berkolerasi positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Payakumbuh yang kini merangkak naik ke angka 81,62 atau masuk kategori sangat tinggi. Selain itu, intervensi program yang akuntabel juga sukses menekan laju angka kemiskinan daerah hingga menyentuh level 4,95 persen.
Pihak pemko menargetkan seluruh proses standardisasi berkas digital bermigrasi ke format PDF Text dan integrasi aplikasi E-SAKIP tuntas sebelum batas akhir pertengahan tahun ini. Lompatan inovasi ini diharapkan mengukuhkan Payakumbuh sebagai daerah percontohan digitalisasi birokrasi nasional yang tangguh dan transparan. (AAD/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....