Vakum Pandemi, TPQ Mudarma Kembali Gelar Khatam Al-Qur'an

  • 17 Jun 2026 09:06 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Mudarma Surau Palito Jannah kembali membangkitkan syiar Islam yang sempat vakum akibat pandemi COVID-19. Agenda sakral pelepasan pawai puluhan santri di Kecamatan Payakumbuh Timur ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Senin, 15 Juni 2026.

Elzadaswarman menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta menaruh perhatian besar pada penguatan kapasitas guru mengaji dan fasilitas surau. Langkah ini berjalan beriringan dengan visi daerah dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter religius.

"Anak-anakku yang hari ini khatam Al-Qur'an dan wisuda Iqra jangan berhenti belajar setelah prosesi ini. Al-Qur'an harus terus dibaca, dipahami, diamalkan, dan menjadi penuntun dalam kehidupan sehari-hari," kata Elzadaswarman di hadapan para wali murid.

Ia menambahkan, benteng keagamaan sejak dini menjadi investasi paling berharga bagi masa depan anak di tengah gempuran teknologi digital yang kian masif. Penanaman akhlak mulia lewat media surau diyakini mampu melahirkan ketahanan moral anak agar tidak mudah terpengaruh oleh dampak negatif lingkungan luar.

"Gawai dan pengaruh lingkungan dapat menjadi tantangan bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, membiasakan anak dekat dengan masjid dan Al-Qur'an merupakan investasi terbaik untuk masa depan mereka," ujarnya memotivasi para santri.

Sementara itu, Pengelola TPQ Mudarma Refdinel mengaku sangat terharu dan bersyukur karena tradisi islami ini akhirnya bisa kembali digulirkan secara meriah setelah bertahun-tahun terhenti. Lembaga yang ia pimpin sejak tahun 2014 tersebut kini total meluluskan 68 santri untuk kategori khatam Al-Qur'an, wisuda iqra, dan lomba hafalan.

"Alhamdulillah, setelah melalui masa yang cukup panjang, tahun ini kami kembali dapat melaksanakan khatam Al-Qur'an dan wisuda Iqra. Ini menjadi kebahagiaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus membina anak-anak dalam belajar Al-Qur'an," tutur Refdinel.

Refdinel berharap jalinan kerja sama serta dukungan materiil dari niniak mamak dan pemerintah daerah tidak putus di tengah jalan demi membenahi prasarana mengaji. Sinergitas ini diharapkan mampu memperluas jangkauan syiar Al-Qur'an bagi anak-anak usia dini di wilayah Koto Panjang secara berkelanjutan. (AAD/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....