Serahkan Bantuan Sosial pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi

  • 08 Jun 2026 10:10 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus bergerak masif memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyerahkan secara simbolis paket Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total anggaran mencapai Rp1.305.468.872. Agenda penyerahan bantuan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi ini dipusatkan di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, pada Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Wakil Bupati Ahmad Fadly, jajaran Asisten Setda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar pada November 2025 lalu memang telah memicu dampak destruktif yang cukup besar. Kerusakan mencakup sektor pertanian, perikanan, infrastruktur publik, stabilitas perekonomian warga, hingga sektor kesehatan.

Bupati Eka Putra menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan konsisten melakukan penetrasi pemulihan secara bertahap melalui koordinasi intensif bersama pemerintah provinsi maupun pusat.

“Alhamdulillah, satu per satu upaya yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil. Mulai dari pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Hunian Sementara (Huntara), bantuan stimulan bagi masyarakat terdampak bencana, pembangunan sabo dam sebagai langkah mitigasi potensi bencana, hingga berbagai bantuan sosial lainnya,” ujar Bupati Eka Putra.

Secara rinci, serapan total bantuan senilai Rp1,3 miliar lebih yang bersumber dari anggaran daerah tersebut didistribusikan secara klaster bagi sektor-sektor produktif berikut:

  • Sektor Perikanan: Bantuan sosial diberikan kepada 175 pelaku usaha perikanan, meliputi pembudidaya ikan, nelayan tangkap, serta Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) di wilayah Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto.

  • Sektor UMKM: Bantuan modal stimulan disalurkan kepada 148 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di lima kecamatan, yakni Batipuh Selatan, Batipuh, Pariangan, X Koto, dan Rambatan.

  • Sektor Pertanian (BLT): Bantuan Langsung Tunai (BLT) tunai diserahkan kepada 924 kepala keluarga petani yang berasal dari Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto. Masing-masing petani menerima dana segar sebesar Rp900 ribu.

  • Sektor Kesehatan: Pemerintah daerah mengalokasikan dana kompensasi biaya pendampingan sebesar Rp183.168.872 bagi keluarga dari 23 pasien korban bencana yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Bupati menjamin seluruh penerima manfaat yang terdaftar telah melewati fase filtrasi data, verifikasi faktual, dan validasi berlapis di tingkat dinas teknis, sehingga dipastikan penyalurannya tepat sasaran tanpa ada manipulasi data.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memulihkan usaha. Jangan melihat besar kecilnya nominal yang diterima, tetapi mari kita syukuri bersama sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian nyata pemerintah kepada masyarakat,” imbuhnya.

Di penghujung arahannya, Bupati Eka Putra kembali membunyikan alarm kewaspadaan kepada seluruh warga Luhak Nan Tuo. Mengingat anomali cuaca ekstrem, fluktuasi curah hujan, serta dinamika aktivitas vulkanik Gunung Marapi yang masih fluktuatif, masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dini demi meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

Sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar, Ten Feri, melaporkan bahwa akuntabilitas penyaluran dana bansos ini dikelola secara kolaboratif melalui beberapa instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi UKMP, Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar. (hr/rey)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....