Pemkab Salurkan Bantuan Sosial Rp1,3 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Bencana

  • 08 Jun 2026 10:32 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar merealisasikan penyaluran dana bantuan sosial (bansos) secara masif bagi kelompok masyarakat yang terdampak rentetan bencana hidrometeorologi sepanjang tahun 2025 lalu. Pengalokasian dana stimulan ini difokuskan untuk mengintervensi empat sektor krusial, yakni sektor kesehatan, pertanian, perikanan, serta sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian jajaran pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan roda perekonomian sekaligus menjamin klaster kesehatan warga pascamusibah.

Asisten II Setdakab Tanah Datar, Ten Ferri, merinci secara akumulatif total anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah mencapai Rp1.305.468.872. Dana bersumber dari APBD tersebut disalurkan langsung kepada 1.270 orang atau kepala keluarga (KK) penerima manfaat.

Berikut adalah rincian sebaran kuota pembiayaan dan intervensi pada masing-masing sektor:

Sektor SasaranJumlah Penerima ManfaatNominal Per PenerimaTotal Alokasi AnggaranPertanian924 Kepala Keluarga (KK)Rp900.000Rp831.600.000Kesehatan (Biaya Berobat)23 OrangVariatif (Sesuai kebutuhan)Rp183.168.872Perikanan175 OrangRp900.000Rp157.500.000Pelaku UMKM148 Pelaku UsahaRp900.000Rp133.200.000TOTAL1.270 PenerimaRp1.305.468.872

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa kucuran dana ini merupakan bukti konkret bahwa jajaran eksekutif senantiasa mendampingi masyarakat di masa-masa sulit pascabencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima. Jangan melihat besar kecilnya nominal yang diterima, tetapi mari kita syukuri bersama sebagai wujud nyata perhatian dan kepedulian penuh pemerintah kepada masyarakat,” tutur Eka Putra.

Khusus untuk klaster kesehatan, Bupati menerangkan bahwa penyaluran biaya berobat ini baru merupakan tahap pertama, dan dipastikan akan ada intervensi lanjutan pada tahap berikutnya. Bupati juga mengimbau dengan sangat agar warga tidak perlu merasa takut atau cemas memikirkan biaya medis rumah sakit, karena pemerintah daerah berkomitmen penuh menjamin pelayanan kesehatan dasar publik.

“Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Gunakan bantuan ini dengan bijak agar dapat meringankan beban biaya kebutuhan harian sekaligus menjadi tambahan modal usaha yang produktif,” tambahnya.

Rasa haru dan syukur mendalam disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat, Saparudin. Warga Jorong Pinjuran Tujuah, Nagari Batipuah Baruh, Kecamatan Batipuh ini merupakan salah satu korban selamat dari insiden bencana tanah lonsor.

Ia mengaku intervensi tunai dari Pemkab Tanah Datar ini sangat membantu meringankan beban finansial keluarganya, terutama untuk menutup biaya pengobatan medis, tindakan operasi darurat saat dirujuk ke rumah sakit di Bukittinggi, hingga pengadaan alat bantu jalan berupa tongkat. (et/san)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....