Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar Tinjau Lokasi Longsor
- 18 Mei 2026 08:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Memasuki hari ketiga pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar, Bupati Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly kembali turun ke lapangan guna meninjau beberapa titik terdampak parah pada Jumat, 15 Mei 2026.
Peninjauan yang didampingi oleh Asisten Ekobang Ten Feri dan sejumlah Kepala OPD ini difokuskan untuk memastikan akurasi proses pendataan menyeluruh, mulai dari korban terdampak, kerusakan fasilitas umum, hingga luasan lahan pertanian warga.
Nagari Taluak di Kecamatan Lintau Buo menjadi lokasi pertama yang dikunjungi rombongan. Di sana, Bupati meninjau langsung kondisi jembatan yang putus total akibat hantaman arus sungai sekaligus berdialog langsung dengan warga setempat untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak mereka.
Bupati Eka Putra menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan dari tingkat nagari hingga kabupaten harus melakukan pendataan secara rinci dan valid agar tidak ada warga yang luput dari penanganan.
“Saya hadir di lokasi ini untuk memastikan seluruh dampak bencana terdata, mulai dari warga, fasilitas umum hingga lahan terdampak, by name by address, sehingga penanganannya bisa terarah dan jelas,” tegas Eka Putra di sela-sela peninjauan lapangan.
Ia menginstruksikan kepada wali nagari beserta seluruh perangkatnya untuk terus membangun koordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat proses birokrasi penanganan darurat di lapangan.
“Segera lakukan pendataan sesuai kondisi di lapangan dan koordinasikan dengan OPD terkait. Saya tidak ingin ada masyarakat ataupun fasilitas terdampak yang tidak terdata,” ujarnya secara langsung.
Selain pemenuhan kebutuhan logistik dasar pengungsi, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mulai mematangkan rencana rekonstruksi infrastruktur vital yang lumpuh. Eka Putra memaparkan bahwa pada hari yang sama, tim teknis militer dari satuan Yonzipur telah berada di lokasi bencana untuk melakukan pemetaan geometris jembatan yang hanyut.
“Hari ini tim dari Zipur juga sudah turun untuk melihat langsung kondisi beberapa jembatan yang hanyut dan putus, sehingga nantinya bisa segera ditangani menggunakan jembatan bailey maupun konstruksi darurat lainnya,” ungkap Bupati.
Hingga saat ini, proses asesmen dan pendataan total kerugian materiil masih terus berjalan secara paralel dengan penyaluran bantuan darurat, mengingat skala kerusakan akibat banjir dan longsor kali ini tersebar di beberapa titik kecamatan di Tanah Datar. (hp-hr-fan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....