Pemprov Sumbar Kucurkan Rp16,34 Miliar untuk Perbaikan Jembatan Manunggal

  • 20 Mar 2026 22:06 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) menyelaraskan sejumlah program strategis pembangunan infrastruktur dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanah Datar pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Fokus utama pembahasan dalam rakor tersebut adalah sinkronisasi penyelenggaraan ruas jalan provinsi di wilayah Tanah Datar serta rencana pembangunan kembali Jembatan Manunggal di Kecamatan Lima Kaum. Jembatan tersebut mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2024 lalu.

Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, menyatakan bahwa pembangunan Jembatan Manunggal direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat dengan alokasi anggaran sebesar Rp7,3 miliar. Sebelum jembatan permanen dikerjakan, pemerintah terlebih dahulu akan membangun jembatan darurat untuk menjamin aksesibilitas masyarakat tetap terjaga.

"Sebelum pembangunan jembatan permanen dimulai, terlebih dahulu akan dibangun jembatan darurat agar akses masyarakat tetap terjaga," ujar Armizoprades.

Selain jembatan, Pemprov Sumbar juga mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan provinsi, di antaranya ruas Bukik Gombak–Guguak Cino, Baso–Balai Selasa, hingga ruas Guguak Cino–Sitangkai. Secara keseluruhan, total anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk pembangunan serta perbaikan infrastruktur di Kabupaten Tanah Datar mencapai lebih dari Rp16,3 miliar.

"Secara keseluruhan, total anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan di Kabupaten Tanah Datar mencapai Rp16.348.365.750," jelas Armizoprades.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, memberikan apresiasi tinggi terhadap koordinasi yang digagas oleh pemerintah provinsi ini karena memberikan dampak positif bagi daerah. Bupati langsung menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan percepatan proses pembebasan lahan di sekitar Jembatan Manunggal agar pengerjaan fisik tidak terhambat.

"Sehingga jika jembatan ini selesai diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, mobilitas masyarakat lebih lancar, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Datar," kata Bupati Eka Putra.

Bupati juga berharap adanya dukungan penuh dari masyarakat setempat agar ikhtiar pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan provinsi dapat berjalan lancar. Peningkatan kualitas infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang mempercepat pemulihan ekonomi dan mobilitas warga pascabencana. (Et)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....