Kementerian Koperasi RI Gelar Workshop Percepatan RAT dan Digitalisasi KDMP

  • 24 Feb 2026 08:41 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, AGAM - Kementerian Koperasi Republik Indonesia menggelar Workshop Percepatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Penetrasi Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Aula Kantor Camat Tanjung Raya, Maninjau, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap Kabupaten Agam sebagai daerah terdampak bencana hidrometeorologi terparah di Sumatera Barat.

Workshop yang diinisiasi melalui Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi tersebut berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Agam. Kegiatan diikuti oleh pengurus dan anggota KDMP se-Kecamatan Tanjung Raya serta dihadiri Camat Tanjung Raya.

Sejumlah narasumber turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kapolsek Tanjung Raya yang diwakilkan oleh Wakapolsek IPTU Loren Efendi, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Agam yang memberikan layanan trauma healing melalui dr. Weni Guska sebagai bentuk dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana.

Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi, Budi Lestari, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa RAT merupakan kewajiban setiap KDMP sebagai forum pertanggungjawaban kinerja selama satu tahun buku.

“RAT adalah forum wajib bagi KDMP untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya. Ini merupakan instrumen demokratis guna memastikan transparansi dan partisipasi anggota dalam membangun ekonomi desa,” ujarnya saat membuka workshop.

Ia juga menekankan bahwa penetrasi digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Menurutnya, integrasi teknologi digital pada seluruh lini operasional dan manajemen koperasi akan mengubah pola kerja konvensional menjadi lebih modern, efisien, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi dinilai sebagai langkah strategis untuk memberdayakan UMKM desa, meningkatkan aksesibilitas ekonomi, serta memperkuat posisi koperasi di era digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Agam, Endrimelson, S.Kom., M.Si., dalam paparannya menyampaikan bahwa KDMP memiliki peran strategis dalam proses penanganan dan pemulihan daerah terdampak bencana.

“KDMP bukan hanya lembaga ekonomi, tetapi juga kekuatan sosial berbasis gotong royong di tingkat nagari. Dalam situasi pascabencana, KDMP dapat berfungsi sebagai pusat distribusi bantuan secara cepat dan menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Endrimelson, penguatan tata kelola melalui percepatan RAT dan pemanfaatan sistem digital akan memperkuat akuntabilitas sekaligus mempercepat proses pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Dalam workshop tersebut juga dilakukan pembaruan data serta simulasi penggunaan aplikasi Simkopdes oleh Tim IT Kementerian. Selain itu, Tim dari Bappenas turut melakukan wawancara untuk pendalaman program, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dan sembako kepada peserta.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan bersama ke gerai KDMP Nagari Kampung Pinang di Balai Selasa yang telah selesai dibangun. Kunjungan ini menjadi simbol penguatan kelembagaan KDMP sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan ekonomi desa, khususnya di wilayah terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....