Kendalikan Banjir Pemko Payakumbuh Gandeng BWS V Padang
- 11 Jun 2026 09:44 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh menjalin kerja sama strategis dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang untuk memperkuat infrastruktur sumber daya air. Langkah taktis guna meminimalkan risiko bencana banjir dan menjaga ketersediaan air bersih ini diresmikan lewat penandatanganan nota kesepakatan pada Rabu, 10 Juni 2026.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan bahwa kolaborasi dengan instansi vertikal Kementerian PU ini menjadi kunci percepatan tata kelola pengairan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Ruang lingkup kerja sama mencakup sinkronisasi program perencanaan, pembangunan fisik, hingga pemeliharaan berkala sarana pengendali banjir di lapangan.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis agar berbagai program pembangunan sumber daya air dapat dilaksanakan secara lebih efektif, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam bentuk pengurangan risiko banjir, peningkatan kualitas lingkungan, maupun terjaganya ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan," kata Zulmaeta.
Zulmaeta menambahkan, pengelolaan sektor pengairan memegang peranan vital dalam menyokong stabilitas ekonomi daerah, ketahanan pangan, dan kenyamanan lingkungan permukiman warga. Oleh sebab itu, sinergisitas yang kokoh antara daerah dan pemerintah pusat mutlak diperlukan agar eksekusi program berjalan optimal serta berkelanjutan.
"Sumber daya air merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kehidupan masyarakat, pembangunan ekonomi, serta keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat diperlukan untuk memastikan pengelolaannya berjalan optimal," ujarnya memaparkan esensi kemitraan.
Sementara itu, Plt Kepala BWS V Padang Reski Wahyudi menegaskan bahwa keberhasilan penataan sumber daya air tidak hanya bertumpu pada penyelesaian proyek fisik semata. Ia menilai, aspek pemeliharaan infrastruktur secara jangka panjang dan mitigasi bencana hidrometeorologi menjadi indikator utama keberhasilan program ini.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh perencanaan yang matang, pemanfaatan yang tepat, serta pemeliharaan yang berkelanjutan," tutur Reski Wahyudi menjelaskan parameter teknis institusinya.
Reski berkomitmen penuh untuk mendorong percepatan pembangunan sarana prasarana pengairan demi mendongkrak ketahanan daerah dari potensi luapan air sungai. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga Payakumbuh dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan pertanian sehari-hari.
"Kami berkomitmen mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur sumber daya air agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya mengakhiri sesi penandatanganan dokumen. (AAD/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....