UMKM Lokal Terus Tumbuh ditengah Tantangan Ekonomi Nasional
- 24 Agt 2026 08:20 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi nasional. Pelaku usaha lokal beradaptasi melalui inovasi, digitalisasi, dan perluasan akses pasar.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut UMKM berperan penting menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. UMKM juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian hingga tingkat lokal.
Ketahanan UMKM semakin terlihat ketika perekonomian nasional menghadapi berbagai ketidakpastian global. Pemerintah menyatakan ekonomi Indonesia tetap memiliki fundamental yang kuat pada semester pertama 2026.
Berdasarkan data pemerintah, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester pertama 2026. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi domestik tetap bergerak di tengah tantangan global.
Bank Indonesia juga mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap didukung permintaan domestik. Kebijakan pemerintah diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat pertumbuhan berkelanjutan.
Perkembangan pembiayaan menjadi salah satu indikator meningkatnya dukungan terhadap sektor UMKM. OJK mencatat pembiayaan UMKM mencapai Rp1.948,72 triliun pada Juni 2026.
| Baca juga: Peran UMKM dalam Perekonomian Daerah |
“Pembiayaan UMKM lintas sektor tumbuh 2,18 persen secara tahunan,” kata OJK dalam siaran persnya.
OJK menilai UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mengembangkan usaha. Tantangan tersebut meliputi legalitas, pencatatan keuangan, informasi pasar, rantai pasok, dan kapasitas usaha.
Karena itu, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui pemberian pembiayaan. Pendampingan, peningkatan kapasitas, digitalisasi, dan akses pasar juga diperlukan agar usaha berkembang berkelanjutan.
Pemerintah juga terus mendorong transformasi digital agar UMKM mampu meningkatkan daya saing. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan perluasan akses pembiayaan dan kemudahan berusaha.
Kinerja UMKM juga terlihat dalam ajang Karya Kreatif Indonesia 2026 yang digelar Bank Indonesia. Hingga 22 Agustus, penjualan sementara mencapai Rp144,2 miliar, meningkat 46 persen dibandingkan 2025.
Capaian tersebut menunjukkan peluang pasar UMKM semakin terbuka melalui inovasi dan penguatan jejaring bisnis. Business matching ekspor juga mencapai Rp169,9 miliar dengan melibatkan 192 UMKM dari berbagai daerah.
Pertumbuhan UMKM lokal menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Ketekunan pelaku usaha, dukungan pemerintah, dan akses pasar dapat menjaga keberlanjutan sektor tersebut.
Di tengah tantangan ekonomi nasional, UMKM membuktikan bahwa usaha kecil mampu menjadi penggerak ekonomi. Konsistensi berinovasi menjadi kunci agar UMKM terus tumbuh dan naik kelas. (APS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....