Produk Hebat, Branding Kuat, UMKM Bukittinggi Siap Kuasai Pasar Nasional

  • 13 Agt 2026 00:06 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi — Produk UMKM di Bukittinggi dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas. Namun, kualitas produk saja belum cukup. Pemilik usaha juga harus memiliki kompetensi untuk mengemas, mengomunikasikan, dan membangun kepercayaan terhadap produknya.

Founder KATAPEDIA.ID, Dr. (Cand.) Deddy Rahhman,ST.M.IKom melihat salah satu persoalan yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah kurang kuatnya keberanian pemilik usaha dalam menampilkan dirinya sebagai bagian dari kekuatan merek.

Menurut Deddy, sikap rendah hati dan tawaduk merupakan nilai positif. Namun, ketika sikap tersebut membuat pelaku usaha enggan tampil, memperkenalkan diri, atau menceritakan keunggulan produknya, justru dapat menjadi hambatan dalam membangun kepercayaan pasar.

“Produk kita bagus, tetapi kalau pemiliknya tidak mampu mengomunikasikan dan meyakinkan orang, bagaimana konsumen mau percaya bahwa produk tersebut memang berkualitas?” ujarnya.

Alumnus Teknik Fisika ITB yang pernah menangani bisnis provider telekomunikasi di perusahaan multinasional itu menilai, kompetensi pelaku UMKM harus dibangun secara utuh. Bukan hanya menguasai produk, tetapi juga memahami branding, personal branding, strategi komunikasi, hingga strategi penjualan.

Deddy menegaskan bahwa pengemasan produk memang penting, tetapi itu hanyalah salah satu bagian dari keseluruhan strategi pemasaran.

“Packaging itu penting, tetapi yang paling penting adalah bagaimana strategi komunikasinya. Bagaimana produk itu diceritakan, siapa yang menyampaikannya, bagaimana pemiliknya tampil, dan bagaimana konsumen akhirnya percaya,” katanya.

Ia melihat Bukittinggi memiliki modal yang sangat kuat. Kota wisata yang dikenal dengan kekayaan kuliner, kerajinan, fesyen, dan berbagai produk kreatif itu sesungguhnya memiliki banyak produk luar biasa yang berpotensi menjadi daya tarik wisata sekaligus komoditas unggulan daerah. (JM/RRI BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....